Polresta Cirebon menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional dengan melaksanakan panen jagung di lahan pertanian Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Kegiatan panen ini digelar setelah jagung ditanam kurang lebih tiga bulan yang lalu.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan optimisme pemerintah agar kebutuhan jagung pipil untuk konsumsi pakan ternak tidak lagi bergantung pada pasokan dari negara lain.
“Saya mengajak seluruh masyarakat yang punya lahan untuk menanam Jagung Pipil. Untuk penjualan itu banyak yang menerima jadi tidak usah khawatir, harganya tidak akan jatuh dan jagung pipil ditaruh lama pun tidak akan masalah,” kata Kapolresta Cirebon
Kapolresta menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan institusi Polri di seluruh Indonesia untuk meningkatkan ketahanan pangan. Polri, melalui program ini, berperan aktif dalam mendukung sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, demi mencapai kedaulatan pangan.
Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon mendorong pemerintah daerah untuk turut membantu program ini melalui penyediaan pupuk dan peralatan yang dibutuhkan agar penanaman dapat dilakukan secara lebih efektif. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan partisipasi semua elemen yang terlibat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Deni Murcahya, S.T., M.Si., mengapresiasi upaya Polresta Cirebon. Ia mengakui bahwa Presiden RI telah menetapkan tiga komoditas utama sebagai target swasembada tahun ini, yakni Padi, Jagung, dan Gula.
Deni Murcahya berharap program swasembada pangan ini dapat berjalan secara berkelanjutan sesuai dengan cita-cita Presiden Prabowo.










