Polres Subang menandai transformasi besar dalam pelayanan publik dengan meluncurkan Pamapta SPKT (Patroli, Pengamanan, dan Tanggap Cepat). Program ini bukan sekadar perubahan nama dari KSPK lama, melainkan semangat baru untuk meningkatkan kecepatan, ketanggapan, dan humanisme Polri dalam melayani masyarakat.
Apel peluncuran yang digelar di Lapangan Apel Polres Subang, Senin (20/10), dipimpin langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono.
“Hari ini bukan sekadar seremonial, bukan sekadar ganti nama,” tegas AKBP Dony dengan semangat. “Hari ini adalah momen kebangkitan semangat pelayanan, kecepatan, dan pengabdian Polri di bumi Subang.”
Kapolres menjelaskan bahwa Pamapta mencerminkan perubahan paradigma kerja SPKT yang sebelumnya lebih bersifat administratif. Kini, personel dituntut untuk hadir di lapangan lebih cepat, responsif, dan siap bertindak dalam setiap laporan.
“Pamapta bukan sekadar jabatan, tapi janji kecepatan dan janji kepada rakyat,” ujarnya. Ia berkomitmen Polres Subang akan selalu hadir paling awal, bergerak paling cepat, dan bertindak paling tepat.
AKBP Dony juga memperkenalkan nilai-nilai utama yang menjadi pedoman personel Pamapta, dirangkum dalam akronim SETIA: Sinergi, Empati, Tegas, Integritas, dan Amanah.
“Pamapta adalah jantung pelayanan Polres Subang,” tegasnya. “Dan jantung ini harus berdetak cepat, kuat, dan berdetak karena rakyat!” tutupnya.
Peluncuran yang dihadiri Wakapolres, pejabat utama, dan seluruh personel ini ditandai dengan penyematan ban lengan Pamapta, menandai dimulainya era baru pelayanan cepat dan tanggap di Subang.










