Ketangkasan Tim Rainmas Polresta Bogor Kota kembali berhasil mencegah potensi pertumpahan darah di Kota Hujan. Lima orang remaja yang diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran diamankan saat tengah berkumpul di kawasan GOR Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Jumat (16/1/2026) dini hari.
Penangkapan para pelaku yang mayoritas masih di bawah umur ini dilakukan saat petugas melaksanakan patroli rutin guna mengantisipasi gangguan kamtibmas di jam-jam rawan.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, menjelaskan bahwa aksi pencegahan ini dilakukan sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, petugas mencurigai gerak-gerik sekelompok pemuda yang tengah berkerumun di area GOR.
“Total ada lima pemuda yang kami amankan. Berdasarkan hasil pemantauan Tim Rainmas di lapangan, mereka diduga kuat sedang bersiap untuk terlibat keributan atau tawuran,” ungkap Kompol Doddy.
Kelima pemuda tersebut kemudian digelandang menuju Mako Polsek Tanah Sareal menggunakan sepeda motor petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam penggeledahan yang dilakukan di lokasi, polisi menemukan barang bukti berbahaya berupa satu bilah senjata tajam (sajam). Sajam tersebut didapati berada dalam penguasaan salah satu remaja berinisial ASP.
Berbeda dengan rekan-rekannya yang lain, ASP kini harus berhadapan dengan konsekuensi hukum yang lebih serius.
“Sajam ditemukan langsung pada tangan ASP. Terhadap yang bersangkutan, kami terapkan proses pidana karena kedapatan membawa senjata tajam yang membahayakan keselamatan orang lain,” tegas Kapolsek.
Kompol Doddy Rosjadi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme jalanan dan tawuran di wilayahnya. Sebagai langkah jangka panjang, Polsek Tanah Sareal terus mengoptimalkan peran Satgas Pelajar untuk memantau aktivitas remaja hingga dini hari.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan yang melibatkan kelompok pemuda.
“Kami menggencarkan patroli rutin mulai malam hingga dini hari. Namun, kami sangat berharap keterlibatan warga dalam menjaga keamanan wilayah. Kerja sama masyarakat dan kepolisian adalah kunci kenyamanan Kota Bogor,” pungkasnya.











Discussion about this post