Aksi arogansi sekelompok remaja bermotor di wilayah Kandanghaur, Indramayu, berakhir ciut saat berhadapan dengan petugas kepolisian. Takut diringkus, anggota geng motor ini nekat meninggalkan sepeda motor mereka dan membuang berbagai jenis senjata tajam ke jalanan sebelum melarikan diri ke pemukiman warga, Selasa (17/2/2026) dini hari.
Insiden ini terjadi saat personel piket siaga Polsek Kandanghaur tengah melaksanakan patroli rutin Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sekitar pukul 03.00 WIB guna mengantisipasi gangguan kamtibmas.
Konvoi Sambil Nyalakan Petasan dan Tutup Jalan
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Kandanghaur AKP Joni, menjelaskan bahwa petugas berpapasan dengan gerombolan tersebut di Blok Sasak Kuning, Desa Parean Girang. Tak hanya konvoi, mereka juga beraksi arogan dengan menyalakan petasan dan menutup akses jalan Gang Bongas.
“Aksi mereka sempat memicu keresahan warga yang ingin melintas. Namun, menyadari kehadiran petugas, nyali mereka mendadak ciut. Tanpa pikir panjang, mereka membuang senjata tajam dan meninggalkan lima unit motor begitu saja untuk kabur ke arah pemukiman,” papar AKP Joni.
Penyisiran Bersama Warga: Temukan Celurit hingga Parang
Melihat para pelaku melarikan diri, petugas kepolisian bersama warga Desa Curug dan Desa Parean Girang segera melakukan pengejaran hingga ke gang-gang sempit. Meski para pelaku berhasil lolos dari kepungan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup mengerikan di lokasi kejadian.
Barang bukti yang disita meliputi:
- 7 Bilah Senjata Tajam: Terdiri dari jenis celurit, parang, hingga alat berbentuk cobek tajam.
- 5 Unit Sepeda Motor: Merk Honda tipe Vario, Scoopy, dan Beat.
“Alhamdulillah, tidak ada korban luka maupun kerusakan material. Situasi di lokasi saat ini sudah kembali aman dan kondusif,” tambah Kapolsek.
Pesan Tegas untuk Orang Tua
Pihak kepolisian memastikan akan terus meningkatkan frekuensi patroli, terutama pada jam-jam rawan dan di titik-titik yang dianggap rawan tawuran. AKP Joni juga menitipkan pesan mendalam bagi para orang tua di wilayah Kandanghaur.
“Kami imbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak remajanya. Pastikan mereka sudah berada di rumah saat jam malam. Jangan biarkan mereka terlibat aksi yang membahayakan nyawa diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Saat ini, kelima unit sepeda motor dan tujuh senjata tajam tersebut telah diamankan di Mapolda Kandanghaur untuk penyelidikan lebih lanjut guna melacak identitas para pemilik kendaraan yang kabur.











Discussion about this post