Gelaran turnamen bergengsi Indonesia Masters 2026 kini memasuki babak puncak dengan menyisakan dua wakil terbaik tuan rumah yang siap bertarung memperebutkan gelar juara. Dalam laga semifinal yang berlangsung dramatis di Istora Senayan, Indonesia sukses mengamankan tiket final melalui sektor tunggal putra dan ganda putra. Meskipun harus kehilangan beberapa wakil di sektor lainnya, dukungan penuh publik tanah air kini tercurah kepada Alwi Farhan dan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang menjadi harapan terakhir Merah Putih untuk naik ke podium tertinggi pada partai final esok hari.
Langkah impresif ditunjukkan oleh tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, yang tampil dominan saat menghadapi wakil Taiwan, Chi Yu Jen. Pebulutangkis berusia 20 tahun ini hanya membutuhkan dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-11 dan 21-12 untuk memastikan diri melangkah ke final. Kematangan bermain Alwi menjadi angin segar bagi sektor tunggal putra, di mana ia dijadwalkan akan menantang wakil Thailand, Panitchaphin Teeraratsakul, dalam perebutan takhta juara. Keberhasilan Alwi ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi regenerasi tunggal putra Indonesia di kancah internasional.
Di sektor ganda putra, kejutan terjadi saat pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil memenangkan “perang saudara” melawan senior mereka, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Raymond/Joaquin tampil tanpa beban dan sukses mengunci kemenangan lewat skor 21-19 dan 21-14. Dengan hasil ini, ganda putra tetap menjaga tradisi prestasi Indonesia di ajang kandang. Mereka kini tengah bersiap menghadapi pemenang antara pasangan Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard, atau ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, yang diprediksi akan menjadi lawan tangguh di partai puncak.
Sayangnya, perjuangan beberapa wakil lainnya harus terhenti di babak empat besar. Sektor ganda putri harus merelakan tiket final setelah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum kalah dalam drama rubber game melawan wakil Jepang, sementara Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu tak kuasa membendung keunggulan unggulan utama asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Di nomor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu pun harus mengakui keunggulan pasangan Denmark lewat laga sengit yang berakhir dengan comeback lawan. Meski demikian, semangat juang para atlet ini patut diapresiasi, dan kini fokus utama tertuju pada Alwi serta Raymond/Joaquin untuk memberikan kado terindah bagi pecinta bulu tangkis di tanah air.











Discussion about this post