Di hamparan tanah yang terbelah dan sunyi pasca longsor, harapan belum sepenuhnya terkubur. Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, masih menjadi medan perjuangan para penolong yang tak kenal lelah mencari korban bencana tanah longsor. Untuk menembus material longsoran yang sulit dijangkau, Tim K9 Ditsamapta Polda Jawa Barat diterjunkan ke lokasi, Selasa (27/1/2026).
Anjing pelacak K9, dengan kepekaan naluri yang terlatih, menyusuri gundukan tanah, batu, dan puing-puing bangunan. Didampingi pawang profesional, K9 bergerak perlahan namun pasti, membantu tim SAR gabungan mendeteksi kemungkinan keberadaan korban yang masih tertimbun di balik reruntuhan alam.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengerahan K9 merupakan bentuk keseriusan dan komitmen Polri dalam memberikan respons cepat dan maksimal terhadap setiap bencana alam di wilayah Jawa Barat. “Kehadiran K9 sangat membantu dalam proses pencarian, terutama di area yang tidak dapat dijangkau alat berat. Namun, keselamatan personel dan tim tetap menjadi prioritas utama,” ujar Kombes Pol. Hendra.
Proses pencarian dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian. Faktor cuaca serta kondisi tanah yang masih labil menjadi pertimbangan utama, mengingat potensi longsor susulan masih mengintai kawasan tersebut.
Di lapangan, sinergi terus terjalin antara Polri, TNI, BPBD, Basarnas, relawan, serta masyarakat setempat. Mereka bekerja bahu-membahu, menyatukan tenaga dan doa, demi menemukan korban sekaligus membantu warga yang terdampak musibah.
Polda Jawa Barat juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, mengingat kondisi wilayah Pasirlangu masih tergolong rawan bencana.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih terus berlangsung. Pihak berwenang memastikan setiap perkembangan akan disampaikan secara berkala, seiring upaya kemanusiaan yang terus berjalan di tengah tanah yang belum sepenuhnya pulih. Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam pencarian korban longsor Cisarua, meskipun menghadapi medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu.










Discussion about this post