Polres Sumedang melakukan terobosan kreatif dalam mendukung potensi ekonomi daerah. Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, secara resmi meluncurkan “UCIL”, maskot ubi Cilembu, dalam sebuah seremoni di Gelanggang Serba Guna Polres Sumedang, Senin (27/1/2026).
Peluncuran maskot ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan bagian dari strategi besar Polres Sumedang dalam memperkuat identitas lokal serta mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat.
Kapolres Sumedang, yang akrab disapa Kapolres Tyo, menegaskan bahwa peran kepolisian saat ini harus melampaui tugas penegakan hukum konvensional. Polri diharapkan hadir sebagai katalisator solusi bagi persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
“Launching Maskot UCIL adalah komitmen kami untuk menghadirkan Polri yang humanis dan peduli pada potensi lokal. Ubi Cilembu adalah kebanggaan Sumedang yang harus kita kembangkan bersama agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional,” ujar AKBP Sandityo Mahardika.
Salah satu poin menarik dalam inisiasi ini adalah langkah Polres Sumedang dalam membina kelompok masyarakat marjinal. Polres memberikan keterampilan produktif kepada para mantan preman untuk bertani Ubi Cilembu menggunakan metode polibeg di lahan terbatas.
Langkah ini diharapkan mampu mengubah perilaku dan memberikan harapan baru melalui aktivitas yang bernilai ekonomis. Kapolres Tyo berharap masyarakat juga terinspirasi untuk lebih kreatif memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri.
Solidaritas Nasional untuk Korban Bencana
Kegiatan peluncuran UCIL ini juga dirangkai dengan aksi kemanusiaan. Polres Sumedang menggalang solidaritas dan empati nasional dengan memberikan bantuan bagi warga yang terdampak bencana banjir bandang di wilayah Sumatera.
“Kami ingin membangun harapan baru bagi saudara-saudara kita, baik melalui pemberdayaan keterampilan produktif maupun bantuan bagi mereka yang sedang tertimpa musibah di daerah lain,” tambah Kapolres Tyo.
Acara ini mendapat apresiasi luas dan dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari tokoh agama, akademisi, kelompok tani, hingga organisasi kepemudaan. Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan bahwa maskot UCIL menjadi simbol kolaborasi untuk kemajuan ekonomi Kabupaten Sumedang.











Discussion about this post