Kepolisian Resor (Polres) Cianjur berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari pengaruh narkotika melalui langkah preventif yang tegas. Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur, Polres menggelar tes urine terhadap seluruh anggotanya guna memastikan tidak ada personel, termasuk di jajaran Polsek, yang terlibat dalam penyalahgunaan barang haram tersebut.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menjelaskan bahwa pelaksanaan tes urine ini dilakukan secara acak dalam waktu dekat tanpa pengecualian bagi siapa pun. Langkah ini bertujuan untuk menjamin bahwa seluruh personel Polres Cianjur, mulai dari unsur pimpinan di setiap satuan hingga jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kepolisian, benar-benar bebas dari keterlibatan peredaran maupun penggunaan narkoba.
Dalam menjalankan pengawasan ketat ini, Polres Cianjur membangun kolaborasi lintas instansi dengan melibatkan BNNK Cianjur, Dinas Kesehatan Cianjur, serta RSU Bhayangkara Cianjur. Sinergi ini dilakukan untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan transparan dan memiliki validitas medis yang akurat. Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi bagi anggota yang terbukti melanggar aturan.
Bagi personel yang ditemukan positif mengonsumsi narkotika, kepolisian telah menyiapkan sanksi tegas yang merujuk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sanksi tersebut diberikan secara berjenjang, mulai dari tindakan rehabilitasi hingga proses pidana jika ditemukan unsur pelanggaran hukum yang berat. Hal ini dilakukan demi menjaga marwah institusi Polri sebagai penegak hukum yang harus menjadi teladan bagi masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BNNK Cianjur Affan Eko menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh operasi pembersihan internal di tubuh Polres Cianjur. Kolaborasi antar Aparat Penegak Hukum (APH) kini semakin ditingkatkan sesuai dengan arahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat untuk mewaspadai peredaran narkotika jenis baru di tahun 2026.
Affan menambahkan bahwa sepanjang tahun ini, fokus pengawasan juga menyasar pada peredaran narkotika cair dan penyalahgunaan vape bermuatan narkoba yang mulai marak. Melalui kerja sama yang erat dengan Polres Cianjur, diharapkan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan kedinasan dapat berjalan efektif, sekaligus mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba di seluruh wilayah hukum Cianjur.











Discussion about this post