Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, secara masif meningkatkan intensitas patroli kewilayahan guna menekan angka penyakit masyarakat (pekat). Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas banyaknya laporan warga terkait peredaran obat terlarang yang mulai meresahkan dan mengancam keselamatan generasi muda di Kabupaten Cianjur.
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, menegaskan bahwa patroli harian kini lebih ditingkatkan dengan sasaran utama titik-titik rawan yang kerap dijadikan lokasi transaksi, terutama di sepanjang jalur perkotaan hingga wilayah perbatasan. Satuan Reserse Kriminal pun telah diinstruksikan untuk melakukan penindakan tegas dan tanpa kompromi terhadap siapa pun yang terlibat dalam peredaran gelap obat-obatan tersebut.
Pihak kepolisian mengakui bahwa keberhasilan dalam mengungkap berbagai kasus selama ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat. Kerja sama yang baik antara warga dan Polri melalui pelaporan kegiatan mencurigakan di lingkungan tempat tinggal telah menjadi kunci utama dalam melakukan tindakan cepat di lapangan. Kapolres memastikan bahwa setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti dengan tindakan hukum yang nyata.
Dalam pemberantasan ini, Polres Cianjur juga mendapatkan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Cianjur. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, ditemukan modus operandi baru di mana para penjual obat terlarang beroperasi dengan menyamar sebagai warung kopi atau warung makan guna mengelabui petugas. Praktik ini ditemukan tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur, mulai dari wilayah kota hingga pelosok selatan, dengan target pasar mayoritas adalah kalangan remaja.
“Kami akan bertindak tegas tanpa memberikan toleransi sedikit pun terhadap segala aktivitas yang dapat merusak generasi bangsa,” ujar Kapolres
Polri berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan instansi terkait dan masyarakat guna membongkar jaringan kios-kios nakal tersebut. Dengan tindakan yang konsisten dan sinergi yang kuat, Polres Cianjur optimis dapat menciptakan wilayah yang bersih dari pengaruh obat terlarang demi masa depan pemuda Cianjur yang lebih baik.











Discussion about this post