Atmosfer sepak bola di Kota Kembang kembali memanas menjelang pertandingan BRI Super League yang mempertemukan Persib Bandung melawan PSBS Biak. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (25/1/2026) pukul 19.00 WIB.
Guna memastikan jalannya pertandingan berlangsung aman dan lancar, Polrestabes Bandung mengeluarkan serangkaian imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat dan suporter setianya.
Fokus pada Kesehatan Penonton
Ada yang berbeda dalam imbauan kali ini. Melalui pantauan di akun resmi Instagram @polrestabesbandung, pihak kepolisian memberikan atensi khusus pada aspek kesehatan penonton. Polrestabes mengimbau para Bobotoh yang memiliki riwayat kesehatan tertentu atau yang sedang merasa kurang fit untuk tetap membawa obat-obatan pribadi sesuai petunjuk dokter.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di tengah kerumunan massa yang diperkirakan akan memadati stadion kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.
Seruan Sportivitas dan Larangan Provokasi
Selain kesehatan, Polrestabes Bandung juga menitikberatkan pada perilaku suporter baik di dalam maupun di luar stadion. Ada empat poin utama yang ditekankan untuk menciptakan suasana kamseltibcarlantas yang kondusif:
- Junjung Tinggi Sportivitas: Mendukung tim kebanggaan dengan cara yang sehat.
- Jaga Ketertiban Umum: Mematuhi aturan yang berlaku selama menuju dan meninggalkan stadion.
- Hindari Tindakan Merugikan: Tidak melakukan aksi anarkis atau perusakan fasilitas publik.
- Stop Provokasi: Menahan diri dari ejekan atau aksi yang dapat memicu kericuhan antar-kelompok.
“Jaga Bandung, Jaga Persib!”
Kepolisian mengajak seluruh elemen suporter untuk menjadi tuan rumah yang baik dan membuktikan bahwa Bandung adalah kota yang ramah bagi penyelenggaraan ajang olahraga skala nasional.
“Mari kita ciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan kondusif. Jaga Kota Bandung, jaga Persib!” tulis Polrestabes Bandung dalam pesan resminya.
Polrestabes Bandung menegaskan akan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum atau memicu kerusuhan yang mengganggu ketertiban masyarakat selama rangkaian pertandingan berlangsung.











Discussion about this post