Menjelang perayaan akhir tahun, Polres Subang terus menjalankan Operasi Lilin Lodaya 2024 dengan melakukan razia petasan di berbagai wilayah Kabupaten Subang.
Tujuannya adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah potensi gangguan akibat penggunaan petasan.
“Operasi ini menyasar lokasi-lokasi strategis seperti pasar tradisional, toko kelontong, dan area yang sering dijadikan tempat penjualan petasan ilegal,” ungkap Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu.
“Kami berhasil mengamankan ribuan petasan dari berbagai jenis yang dijual tanpa izin. Hal ini sesuai dengan komitmen kami untuk menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Operasi ini melibatkan tim dari Satuan Reskrim Polres Subang yang bekerja sama dengan jajaran Polsek di tingkat kecamatan. Ribuan petasan yang disita terdiri dari berbagai jenis, termasuk yang berdaya ledak tinggi dan tidak memenuhi standar keamanan.
Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Gilang Indra Friyana Rahmat, menghimbau masyarakat untuk tidak membeli atau menggunakan petasan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami menghimbau masyarakat untuk merayakan akhir tahun dengan cara yang lebih positif dan aman. Hindari penggunaan petasan yang berisiko,” katanya.
Polres Subang juga memastikan operasi serupa akan terus dilakukan hingga pergantian tahun. Tujuannya adalah menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Subang.
“Dengan kerja sama antara polisi dan masyarakat, kami optimis bisa menciptakan situasi yang kondusif. Harapannya, semua warga dapat merayakan pergantian tahun dengan penuh suka cita tanpa ancaman bahaya,” pungkas Kapolres Subang.
Operasi ini menjadi bukti keseriusan Polres Subang dalam menjaga ketertiban dan keamanan menjelang momen penting akhir tahun. Warga diharapkan dapat mendukung langkah ini demi terciptanya perayaan yang damai dan aman.