No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Polri TV
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Home Berita

Kapolda Jabar Imbau Masyarakat Tidak Rayakan Tahun Baru Berlebihan, Ajak Doa Bersama untuk Korban Bencana

Desember 30, 2025
in Berita
Reading Time: 1 min read
Kapolda Jabar Imbau Masyarakat Tidak Rayakan Tahun Baru Berlebihan, Ajak Doa Bersama untuk Korban Bencana

Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Rudi Setiawan mengimbau masyarakat tidak merayakan pergantian tahun 2025/2026 secara berlebihan. Ia mengajak warga mengisi malam tahun baru dengan doa bersama sebagai bentuk empati terhadap para korban bencana alam di Sumatra.

“Ini menjadi konsekuensi bagi kita semua sebagai sesama anak bangsa, saudara satu tanah air, untuk sama-sama prihatin terhadap kondisi yang dialami saudara-saudari kita,” kata Rudi di Markas Polda Jawa Barat, Selasa, 30 Desember 2025.

Menurut Rudi, pergantian tahun tidak sepantasnya dirayakan dengan kemeriahan yang berlebihan, salah satunya penggunaan kembang api dan petasan saat malam tahun baru. “Makanya dalam pergantian tahun ini kita diminta dan dianjurkan untuk mengadakan doa bersama,” ujar Kapolda.

Baca Juga  Polda Jabar Upayakan Pemulangan Pemuda Bandung dari Kamboja, Bukan Korban TPPO

Rudi mengatakan, doa bersama merupakan salah satu bentuk solidaritas dan empati kepada para korban. Dia berharap bencana serupa tidak kembali terjadi dan masyarakat terdampak diberikan kekuatan untuk bangkit. “Kita mohon kepada Ilahi, Allah SWT, supaya bencana ini tidak melanda kita kembali dan saudara-saudara kita diberikan kemudahan serta kekuatan untuk kembali hidup normal,” Tambah Kapolda.

Rudi menegaskan, perayaan tahun baru seharusnya menjadi momen refleksi dan kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, larangan kembang api bukan semata soal keamanan, tetapi juga bentuk keprihatinan terhadap para korban bencana alam di Tanah Air. “Karena kita berempati, maka itu dilarang. Kita merasa prihatin kepada seluruh saudara-saudara kita yang terkena bencana,” tandasnya.

ShareTweetSend
Previous Post

Polresta Bandung Ungkap Kasus Menonjol 2025: Tambang Ilegal Rp1 Triliun, Hingga Perusakan Kebun Teh

Next Post

Kapolda Jabar Sebut Situasi Kamtibmas Jawa Barat Kondusif Sepanjang Tahun 2025

BeritaTerkait

Berita

Polres Sukabumi Tetapkan Mantan Kades di Cibadak Tersangka Korupsi

Januari 28, 2026
Berita

Polda Jabar Ungkap Kondisi Terkini YouTuber ‘Resbob’ di Ruang Tahanan

Januari 28, 2026
Berita

Wujudkan Generasi Sehat, Kapolres Ciamis Hadiri Peluncuran SPPG di Ponpes Gegempalan

Januari 28, 2026

Berita Terbaru

Berita

Polres Sukabumi Tetapkan Mantan Kades di Cibadak Tersangka Korupsi

Januari 28, 2026

Polda Jabar Ungkap Kondisi Terkini YouTuber ‘Resbob’ di Ruang Tahanan

Januari 28, 2026

Wujudkan Generasi Sehat, Kapolres Ciamis Hadiri Peluncuran SPPG di Ponpes Gegempalan

Januari 28, 2026

Jaga Kesehatan Pengungsi, Polda Jabar Gelar Bakti Kesehatan Terpadu bagi Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

Januari 28, 2026

Pemkab Bandung Barat Salurkan Bantuan Peti Mati dan Kantong Jenazah ke Biddokkes Polda Jabar

Januari 28, 2026

Guna Percepat Evakuasi, Polda Jabar Terjunkan Unit K9 Lacak Korban Tertimbun

Januari 28, 2026

Bandung         Indramayu

Powered by Evermos

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA

© 2025 Tribratanews Polda Jabar - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.