Suasana Ramadhan 1447 H yang penuh berkah terasa begitu hangat hingga ke ruang tahanan Polres Banjar. Pada Senin petang (2/3/2026), Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., menunjukkan sisi humanisnya dengan berbuka puasa bersama para tahanan. Momen kebersamaan ini menjadi oase di tengah keterbatasan, memberikan harapan dan semangat baru bagi mereka yang tengah mendekam di balik jeruji besi.
Acara yang penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh Wakapolres, Kabag Ops, para Pejabat Utama Polres Banjar, Kapolsek jajaran, serta perwakilan personel. Mereka semua membaur bersama para tahanan, menciptakan suasana yang jauh dari kesan kaku dan penuh jarak.
Menjelang adzan Maghrib, suasana di ruang tahanan tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Hidangan sederhana namun penuh berkah telah tersaji. Doa bersama dipanjatkan, mengiringi datangnya waktu berbuka puasa. Kebersamaan begitu terasa di bulan suci yang identik dengan ampunan dan refleksi diri ini.
Kegiatan dilanjutkan dengan kultum singkat yang mengajak para tahanan untuk menjadikan Ramadhan sebagai titik balik dalam kehidupan mereka. Pesan-pesan moral disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti, menyentuh hati dan memberikan motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Usai kultum, seluruh peserta melaksanakan salat Maghrib berjamaah dengan khusyuk. Kekhusyukan terpancar dari wajah-wajah yang rindu akan kedamaian dan ampunan. Setelah itu, semua yang hadir menikmati hidangan buka puasa bersama, berbagi cerita dan pengalaman dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan mental dan spiritual bagi para tahanan. “Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Kami ingin menghadirkan harapan dan menguatkan bahwa setiap orang punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Beliau menambahkan bahwa pendekatan humanis adalah komitmen utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian, termasuk dalam pembinaan para tahanan. Melalui kegiatan kebersamaan seperti ini, diharapkan para tahanan tetap memiliki semangat dan keyakinan untuk memperbaiki diri, serta tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.
Salah seorang tahanan tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan, “Terus terang kami terharu. Di bulan puasa ini kami tidak bisa berkumpul dengan keluarga saat berbuka. Rasanya sedih sekali, tapi dengan adanya kegiatan ini kami merasa diperhatikan dan dimanusiakan.”
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Banjar dan seluruh jajaran yang telah meluangkan waktu untuk berbagi kebahagiaan bersama mereka. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres dan semua anggota yang sudah mau berbagi waktu bersama kami. Momen ini memberi semangat dan mengingatkan kami untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat nanti,” pungkasnya dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi bukti nyata bahwa sentuhan kemanusiaan tetap bisa hadir di balik jeruji besi. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para tahanan, serta menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk terus menebar kebaikan di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.









Discussion about this post