Menjelang Idul Fitri 1446 H, Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah titik jalur mudik di wilayah Kabupaten Garut pada Sabtu (29/3/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diprediksi akan semakin meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Pengecekan dimulai dari titik-titik strategis jalur mudik, meliputi jalur utama Bandung-Garut dan Garut-Tasikmalaya, serta beberapa titik yang berpotensi rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Kapolres Garut memastikan bahwa seluruh jalur utama dalam kondisi aman dan lancar untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025.
Selain meninjau kondisi jalur, AKBP Mochamad Fajar Gemilang juga mengecek kesiapan personel kepolisian di lapangan, termasuk kesiapan pos-pos pengamanan dan pelayanan yang telah didirikan di beberapa titik strategis. Ia berdialog langsung dengan petugas di lapangan untuk memastikan kesiapan mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pemudik.
Berdasarkan data yang diterima, terjadi peningkatan signifikan jumlah kendaraan yang melintas di jalur utama Garut, khususnya yang menghubungkan Garut dengan daerah lain di Jawa Barat. Polres Garut, berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Jasa Marga, terus memantau dan mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan yang dapat menyebabkan kemacetan.
“Lonjakan pemudik diperkirakan akan semakin tinggi dalam beberapa hari ke depan,” ujar AKBP Mochamad Fajar Gemilang. “Oleh karena itu, kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus mudik. Kami juga mengimbau kepada para pemudik untuk mematuhi aturan lalu lintas, mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat, dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan.”
Sebagai langkah antisipasi kemacetan, Polres Garut telah menerapkan sistem buka tutup (one way) di beberapa jalur di Kabupaten Garut. “Hari ini saja, kami telah menerapkan sistem one way sebanyak 10 kali di jalur Limbangan-Malangbong dan 2 kali di jalur Kadungora-Leles,” jelas AKBP Mochamad Fajar Gemilang. “Sistem one way ini diterapkan untuk mengatur arus lalu lintas agar lebih teratur, aman, dan efisien, serta untuk meminimalisir potensi kemacetan.”
Selain itu, Polres Garut juga telah menyiapkan layanan darurat dan tim medis di beberapa pos pengamanan untuk memberikan pertolongan pertama kepada pemudik yang membutuhkan. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Polres Garut berharap arus mudik Lebaran 2025 di wilayah Kabupaten Garut dapat berjalan lancar dan aman, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang di kampung halaman.
SS/TM