Warga Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, menyampaikan keluhan mereka terkait kerusakan jalan yang telah terjadi lebih dari 15 tahun dan terganggu oleh aktivitas truk tambang pasir. Keluhan ini disampaikan langsung dalam acara diskusi dan silaturahmi di Masjid An-Nur pada Senin (20/10), yang dihadiri Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch Faruk Rozi, dan Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Kepler Sianturi.
Nuning (42), warga Cibatu, menjelaskan bahwa kondisi jalan di wilayah Cibatu, Bengkok, Cipeteuy, dan Cinangsih sudah mengalami kerusakan sangat parah dan tidak pernah diperbaiki selama 15 tahun terakhir. Selain itu, aktivitas lalu lintas tambang pasir yang beroperasi 24 jam nonstop menambah penderitaan warga, menyebabkan debu tebal saat kemarau dan genangan parah saat hujan.
Menanggapi keluhan tersebut, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch Faruk Rozi, menyatakan komitmen tegasnya untuk menegakkan aturan tanpa pandang bulu.
“Insyaallah kami beserta jajaran akan selalu melayani masyarakat. Saya akan perintahkan kepada jajaran untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan Warga Kelurahan Sukalaksana ini dan tentunya akan kami tertibkan,” tegas Kapolres.
AKBP Moch Faruk Rozi menambahkan, khusus untuk masalah jalan rusak, pihaknya akan membantu menyampaikan keluhan tersebut kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya sebagai eksekutor.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kepler Sianturi mengapresiasi kesediaan Kapolres menemui warga. Ia menyoroti kegagalan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menepati kesepakatan sebelumnya terkait pembatasan jam operasional dan muatan truk tambang.
“Kita bersyukur Pak Kapolres tadi memaparkan bahwa pihaknya bersedia dan berkomitmen untuk menegakkan aturan dan akan menertibkan apa saja yang memang menyalahi aturan salah satunya terkait Truk yang over kapasitas tadi,” jelas Kepler, memberikan harapan baru bagi warga Sukalaksana.










