Polresta Bandung menggelar kegiatan “Ngariung Kapolresta Bandung bersama Kelompok Tani” di Kampung Cibisoro RT 04 RW 10, Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini merupakan upaya mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.40 WIB hingga 12.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Polresta Bandung, Kapolsek Nagreg, unsur pemerintah desa, Koordinator PPL dan PPP Kecamatan Nagreg, serta perwakilan kelompok tani se-Kecamatan Nagreg.
Dalam suasana penuh keakraban, Kapolresta Bandung berdialog langsung dengan para petani untuk menyerap aspirasi, masukan, serta kendala yang dihadapi di lapangan, khususnya dalam proses penanaman jagung. Kegiatan “ngariung” ini menjadi wadah komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat, khususnya sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, menyampaikan bahwa kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga hadir untuk mendukung program pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan.
“Kami ingin memastikan para petani mendapatkan dukungan yang maksimal, baik dari sisi keamanan, distribusi, hingga ketersediaan sarana produksi. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan Polri siap hadir untuk mendukung swasembada pangan tahun 2026,” ujar Kombes Pol Aldi Subartono.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Polresta Bandung turut menyerahkan bantuan berupa bibit jagung dan pupuk urea kepada kelompok tani di Kecamatan Nagreg. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta mendorong hasil panen yang lebih optimal.
Menurut Kombes Pol Aldi Subartono, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan kemandirian pangan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas demi terciptanya iklim pertanian yang kondusif.
“Dengan sinergitas yang kuat, kami optimistis program ketahanan pangan dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.











Discussion about this post