Polda jabar tetap menjaga kesiagaan penuh menjelang berakhirnya masa libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebanyak 15 ribu personel ditempatkan di berbagai titik strategis guna mengamankan kelancaran lalu lintas, dengan fokus utama pada jalur wisata serta arus balik yang mengarah ke wilayah Jabodetabek.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan terkini, arus kendaraan menuju Jabodetabek sudah mulai menunjukkan tanda-tanda terurai secara bertahap sejak Jumat (2/1/2026). Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian masyarakat telah memulai perjalanan pulang lebih awal untuk menghindari kepadatan di puncak arus balik.
“Kami perkirakan arus balik tidak terkonsentrasi dalam satu waktu tertentu karena distribusi kepulangan sudah mulai terurai hingga Minggu . Meski demikian, kami tetap menyiagakan personel untuk mengantisipasi potensi peningkatan volume kendaraan pada hari Minggu” ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Minggu (4/1/2026).
Guna menjamin kelancaran, Polda Jabar telah menyiapkan sejumlah Cara Bertindak (CB) atau rekayasa lalu lintas situasional di ruas jalan tol maupun jalur arteri. Skema yang disiapkan meliputi penerapan sistem contra flow dengan membuka lajur tambahan, hingga aktivasi sistem one way (satu arah) apabila terjadi kepadatan kendaraan yang signifikan di titik-titik rawan kemacetan.
Langkah antisipatif ini diharapkan mampu menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan pulang, sehingga mobilitas di wilayah Jawa Barat tetap berjalan aman dan terkendali hingga akhir masa Operasi Lilin Lodaya.










