Polres Ciamis mengintensifkan patroli pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pusat perbelanjaan dan ritel modern di wilayah hukum Kabupaten Ciamis, Sabtu (21/2/2026). Langkah ini diambil sebagai komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mencegah praktik curang di pasar.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini difokuskan pada pengecekan ketersediaan stok pangan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa kendala distribusi.
Pencegahan Penimbunan dan Edukasi Pengusaha
Dalam operasi yang menyasar pusat ritel seperti Alfamart Pahlawan, personel Unit Patroli Sat Samapta melakukan verifikasi langsung terhadap harga eceran dan kondisi stok di gudang penyimpanan. Selain pemantauan fisik, petugas memberikan peringatan keras kepada para pengusaha agar tidak melakukan praktik penimbunan.
Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta IPTU Zezen Zaenal Muttaqin, S.H., M.H., menegaskan bahwa penimbunan bahan pokok adalah pelanggaran hukum yang akan ditindak secara tegas.
“Kami mengimbau pengelola usaha untuk tidak melakukan penimbunan barang. Kami juga meminta pihak penjual membatasi pembelian dalam skala besar oleh satu individu demi mencegah aksi spekulan yang merugikan masyarakat luas,” ujar IPTU Zezen Zaenal Muttaqin.
Daftar Harga Kebutuhan Pokok di Ciamis
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, Polres Ciamis melaporkan bahwa harga komoditas pangan secara umum masih dalam kondisi stabil dan pasokan mencukupi. Berikut adalah rincian harga terkini di pasaran, Beras premium berada di kisaran Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp12.500 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, daging sapi Rp130.000 per kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp17.500 per kilogram, telur ayam negeri Rp31.000 per kilogram, serta tepung Rp10.000 per kilogram. Secara umum, ketersediaan bahan pokok di wilayah hukum Polres Ciamis masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Wujud Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
Langkah preventif yang dilakukan Polres Ciamis ini mendapat apresiasi positif dari warga. Kehadiran personel kepolisian di lokasi perbelanjaan dinilai memberikan rasa tenang dan kepastian bahwa pasokan pangan tetap aman terkendali.
“Pengawasan rutin ini akan terus kami lakukan untuk memastikan stabilitas harga dan mencegah potensi kelangkaan yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah,” pungkas IPTU Zezen.
Hingga patroli berakhir, situasi di berbagai pusat perbelanjaan di Ciamis dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Penjagaan stabilitas harga pangan tetap menjadi prioritas utama kepolisian dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Tatar Galuh.











Discussion about this post