Polres Indramayu membeberkan kinerja sepanjang tahun 2025 dalam rilis akhir tahun yang digelar di Aula Atmani Wedhana, Rabu (31/12/2025). Meskipun angka kecelakaan maut menunjukkan penurunan yang menggembirakan, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pemberantasan narkoba masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengungkapkan bahwa secara umum, jumlah tindak pidana (crime total) sepanjang 2025 relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Curat masih mendominasi, disusul penganiayaan dan penipuan. Pengeroyokan dan curanmor juga tetap menjadi perhatian serius.
Kabar baiknya, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan. “Penurunan ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, meski angka kecelakaan masih harus terus ditekan,” ujar Kapolres. Jumlah pelanggaran lalu lintas juga turun drastis berkat pendekatan preemtif dan preventif yang lebih dioptimalkan.
Namun, Polres Indramayu juga mengakui bahwa pemberantasan narkoba masih menjadi tantangan. Sepanjang 2025, 168 tersangka berhasil ditangkap dengan berbagai jenis barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang. Kapolres menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas utama.
“Dengan capaian tersebut, kami berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Indramayu terus membaik dan semakin kondusif ke depan,” pungkas AKBP Mochamad Fajar Gemilang. Rilis akhir tahun ini menjadi momen evaluasi dan motivasi bagi Polres Indramayu untuk terus meningkatkan kinerja di tahun-tahun mendatang.










