Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) membuktikan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalanan sekaligus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Melalui Operasi Mandiri Ungkap C3 yang digelar selama dua pekan pada Februari 2026, jajaran kepolisian berhasil menyita sedikitnya 1.122 unit sepeda motor hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menegaskan bahwa fokus kepolisian saat ini tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku, tetapi juga pada pemulihan hak-hak para korban. Sebagai langkah nyata, Polda Jabar mulai mengembalikan kendaraan-kendaraan tersebut kepada pemilik sah melalui mekanisme pinjam pakai dan rawat.
“Dalam kegiatan press release ungkap C3 ini, kami juga melaksanakan penyerahan pinjam pakai dan rawat barang bukti kendaraan bermotor kepada perwakilan korban. Pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan keadilan dan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujar Kapolda Jabar, Rabu (18/2).
Upaya proaktif ini dilakukan secara simbolis dengan menghadirkan perwakilan korban dari berbagai wilayah hukum, mulai dari Polrestabes Bandung hingga Polres Garut. Penyerahan yang disaksikan oleh unsur Forkopimda Jawa Barat ini menunjukkan sinergi kuat kepolisian dengan instansi terkait dalam menuntaskan kasus kriminalitas yang meresahkan warga.
Selain fokus pada pengembalian aset, pihak kepolisian juga menunjukkan sisi humanisnya. Kapolda Jabar menyalurkan 64 paket sembako kepada para korban curanmor sebagai bentuk empati institusi Polri. Menurutnya, langkah ini diambil agar masyarakat merasakan kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum yang tegas, tetapi juga sebagai pengayom yang memiliki kepedulian sosial tinggi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menambahkan bahwa keberhasilan besar dalam mengungkap ribuan motor curanmor ini merupakan hasil kerja keras Ditreskrimum Polda Jabar yang didukung penuh oleh Satreskrim jajaran di kewilayahan. Ia juga mengapresiasi peran serta masyarakat yang aktif dalam memberikan laporan, sehingga memudahkan petugas di lapangan untuk memetakan dan menindak sindikat kejahatan.
Dengan terlaksananya operasi ini, Polda Jabar berharap dapat memberikan efek jera bagi para pelaku sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat Jawa Barat melalui kehadiran polisi yang responsif dan solutif.











Discussion about this post