Kabupaten Cirebon menunjukkan keseriusan besar dalam menapaki jalur kebangkitan prestasi olahraga di Jawa Barat. Sinyal positif ini terlihat dari keberhasilan 629 atlet dan official dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang telah resmi mengantongi tiket menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2026 setelah melewati fase Babak Kualifikasi (BK).
Ketua Umum KONI Kabupaten Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, mengungkapkan bahwa capaian ini adalah hasil dari transformasi sistem pembinaan yang mulai menunjukkan arah yang benar. Baginya, kelolosan massal ini merupakan fondasi awal yang krusial sebelum bertarung di ajang sesungguhnya.
“Ini bukan hanya tentang sekadar lolos ke Porprov, tapi bagaimana kita menyiapkan atlet secara terukur dan berkelanjutan. BK Porprov memberi gambaran jelas potensi yang kita miliki saat ini,” ujar sosok yang akrab disapa Jigus tersebut dalam keterangannya.
Jigus tidak menampik bahwa hasil pada Porprov sebelumnya, di mana Kabupaten Cirebon tertahan di peringkat 22 dari 27 daerah, menjadi cambuk bagi internalnya. Ia menegaskan bahwa pola pembinaan kini telah bergeser menjadi lebih profesional dan berbasis pada data.
“Pengalaman Porprov sebelumnya menjadi pelajaran penting bagi kami semua. Sekarang kita bergerak dengan pendekatan yang lebih realistis, terukur, dan berbasis pada hasil BK. Strategi yang disusun tidak lagi bersifat normatif, melainkan berdasarkan kekuatan riil atlet kita di lapangan,” tegasnya.
Sebagai langkah nyata dalam mengejar target medali, KONI Kabupaten Cirebon akan segera memfokuskan persiapan melalui program Training Centre (TC) yang dijadwalkan mulai awal tahun 2026. Stadion Watubelah dipilih menjadi pusat latihan terpadu guna memastikan pengawasan atlet berjalan maksimal.
“TC menjadi ruang pembentukan mental juara. Atlet akan lebih terkontrol latihannya, dan pelatih bisa memaksimalkan program peningkatan performa secara intensif di Stadion Watubelah nanti,” tambah Jigus.
Dari data yang dihimpun, 629 tiket yang diraih mencakup berbagai sektor mulai dari cabor unggulan hingga cabor baru yang tengah berkembang. Deretan nama seperti atletik, angkat berat, bela diri, bola voli, futsal putri, hingga e-sport dan triathlon dipastikan siap membawa panji Kabupaten Cirebon.
Optimisme kini menjadi nafas baru bagi KONI Kabupaten Cirebon untuk menjadikan Porprov 2026 sebagai titik balik sejarah olahraga daerah.
“Kami ingin Porprov 2026 menjadi awal perubahan yang nyata. Memang tidak ada yang instan, tapi kami pastikan ini semua berjalan secara terencana dan berkelanjutan,” pungkasnya.










