KONI Kota Cirebon mulai menggenjot persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Dengan optimisme tinggi, KONI berupaya meraih kembali kejayaan seperti pada Porprov tahun 2018 lalu, di mana kontingen Kota Cirebon pernah bertengger di peringkat 10 terbaik.
Dari 42 cabang olahraga (cabor), sebanyak 38 cabor telah berhasil meloloskan atletnya ke babak utama Porprov. Ketua Umum KONI Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan beberapa langkah untuk memaksimalkan pembinaan atlet menuju babak utama Porprov.
“Saya percaya dengan kerja sama semua pihak, prestasi yang kita harapkan pada Porprov nanti akan tercapai,” ujar Andru, sapaan akrabnya.
Masih kata Andru, pembinaan atlet jelang babak utama Porprov akan dimaksimalkan, tentu dengan didukung sarana dan prasarana yang dimiliki Pemkot Cirebon.
Wakil Ketua 2 Deddy Yudianto menjelaskan, KONI tengah mendata atlet dan cabor potensial berdasarkan peringkat dan peluang meraih medali.
“Atlet yang nanti berlaga di babak utama Porprov tentu yang terbaik dan membawa harum nama Kota Cirebon,” imbuh Deddy.
Sementara itu Kabid Binpres KONI Kota Cirebon Sri Sundari mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali memanggil para pengurus cabor.
“Sesuai arahan KONI Jawa Barat, kami akan menerapkan sistem DESK yakni Data Evaluasi Strategi, dan Kemenangan,” tambah Sri.
Menurut dia, sistem DESK ini akan ditekankan kepada para pengurus cabor sebagai strategi menghadapi Porprov 2026. Terkait dengan penggunaan sarana olahraga di kawasan Bima untuk kepentingan pembinaan atlet berprestasi, KONI akan terus berupaya memaksimalkan koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon.
Sebagai informasi, pada Porprov Jawa Barat 2022, Kota Cirebon berada di peringkat ke-19 dengan perolehan 13 medali emas. Sebelumnya, pada Porprov 2014 dan 2018, Kota Cirebon berada pada peringkat 10 besar dengan perolehan 20 medali emas (2014) dan 18 medali emas (2018).










