Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan bahwa pemerintah Palestina telah mengetahui dan memahami sepenuhnya peran Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza. Penegasan ini disampaikan setelah Ketua National Committee for Administration of Gaza (NCAG), Ali Shaath, menghadiri rapat perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang membahas misi tersebut.
Menlu Sugiono menjelaskan bahwa kehadiran Shaath dalam rapat tersebut memastikan bahwa Palestina tidak hanya mengetahui partisipasi Indonesia, tetapi juga memahami rencana, tujuan, dan batasan-batasan yang ditetapkan Indonesia dalam misi ISF.
“Palestina sudah hadir di sana, sudah mengetahui dan memahami,” ujar Menlu Sugiono, menekankan pentingnya pemahaman dan dukungan dari pihak Palestina terhadap peran Indonesia.
Lebih lanjut, Menlu Sugiono menegaskan bahwa fokus utama Indonesia dalam ISF adalah menjaga stabilitas sipil dan mendukung upaya kemanusiaan di Gaza. Ia memastikan bahwa pasukan Indonesia tidak akan terlibat dalam operasi militer ofensif atau pelucutan senjata.
“Kami juga telah menyampaikan national caveat kami, jadi semuanya sudah terlihat,” kata Menlu Sugiono, merujuk pada batasan-batasan yang telah ditetapkan untuk memastikan bahwa keterlibatan Indonesia selaras dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum internasional.
Menlu Sugiono juga menyoroti bahwa misi Indonesia sejalan dengan kepentingan Palestina, yang membutuhkan situasi aman dan stabil untuk pemulihan dan perdamaian. Ia mengutip pernyataan Shaath yang menekankan pentingnya ceasefire dan penciptaan lingkungan yang stabil sebagai langkah awal menuju perdamaian yang berkelanjutan.
Sebelumnya, Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers telah menawarkan posisi wakil komandan kepada Indonesia, yang telah diterima. Presiden Prabowo Subianto juga telah berkomitmen untuk mengirimkan hingga 8.000 personel terbaik Indonesia untuk mendukung misi perdamaian di Gaza.
Dengan penegasan dari Menlu Sugiono, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas di Gaza, dengan fokus utama pada upaya kemanusiaan dan dukungan terhadap kepentingan rakyat Palestina.











Discussion about this post