Tunggal putra masa depan Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, sukses mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi Thailand Masters 2026. Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Nimibutr, Bangkok, Minggu (1/2/2026),
Zaki berhasil menumbangkan wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul, melalui drama rubber game. Kemenangan ini menjadi bukti mentalitas baja sang pemain muda yang mampu bangkit dari tekanan publik lawan dan mengunci skor akhir 21-19, 20-22, dan 21-19 untuk memastikan gelar juara jatuh ke tangan Indonesia.
Pertandingan sejak gim pertama sudah menyuguhkan intensitas tinggi dengan kejar-mengejar angka yang sangat ketat. Zaki yang sempat tertinggal di awal laga menunjukkan ketenangan luar biasa untuk membalikkan keadaan dan merebut gim pembuka dengan skor tipis 21-19.
Memasuki gim kedua, Panitchaphon bangkit dan memberikan perlawanan sengit hingga sempat memimpin jauh 16-10. Meski Zaki mampu mengejar dan memaksakan setting 20-20, tunggal putra Thailand tersebut akhirnya berhasil memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentu setelah menang 22-20.
Gim ketiga menjadi ujian fisik dan mental yang sesungguhnya bagi kedua pemain. Panitchaphon sempat berada di atas angin setelah memimpin 11-8 hingga interval, memanfaatkan dukungan penuh dari suporter tuan rumah.
Namun, selepas jeda, Zaki menunjukkan semangat pantang menyerah dengan perlahan mengikis selisih poin dan beberapa kali menyamakan kedudukan. Di poin-poin kritis, Zaki tampil lebih berani dalam menyerang hingga akhirnya menutup gim penentu dengan skor 21-19.
Kemenangan ini tidak hanya membuahkan trofi, tetapi juga mempertegas posisi Zaki sebagai salah satu talenta tunggal putra yang patut diperhitungkan di kancah internasional.











Discussion about this post