Suasana haru menyelimuti Mapolda Jawa Barat pada Rabu (18/2/2026) saat seorang lansia bernama Emes (60 tahun) asal Tomo, Sumedang, menerima kembali sepeda motor Yamaha Mio merah miliknya yang sempat hilang dicuri. Momen ini menjadi salah satu highlight dalam acara pemusnahan barang bukti yang digelar oleh Polda Jabar.
Emes, dengan wajah penuh syukur, menceritakan bahwa motor tersebut sangat berarti baginya. Selama tiga tahun terakhir, motor itu menjadi tumpuan hidupnya untuk mencari rumput pakan ternak dan mengantar sang istri berobat ke rumah sakit di Kadipaten. Sejak motornya hilang pada 27 Januari 2026, Emes harus berjalan kaki untuk bekerja dan mengeluarkan biaya lebih untuk menyewa ojek.
“Alhamdulillah lega, terima kasih seluruh jajaran kepolisian di Jawa Barat,” ucap Emes dengan mata berkaca-kaca.
Momen penyerahan motor ini semakin mengharukan dengan adanya interaksi hangat antara Emes dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Emes dengan jujur menjawab pertanyaan mengenai kegunaan motor tersebut, dan memastikan bahwa dirinya selalu taat membayar pajak kendaraan meskipun hidup dalam kesederhanaan.
Penyerahan motor kepada Emes dilakukan langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. Emes menjadi salah satu dari 60 warga yang beruntung mendapatkan kembali kendaraannya dalam acara tersebut. Secara keseluruhan, Polda Jabar memamerkan sekitar 600 unit kendaraan hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dari berbagai wilayah.
Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan bahwa pengembalian barang bukti ini dilakukan tanpa biaya apapun. Ia menyatakan bahwa tindakan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat untuk mengembalikan produktivitas warga yang sempat terganggu akibat tindak kriminal.
“Kembalikan senyum ayah agar bisa bekerja kembali, seorang ibu yang bisa berdagang dan mengantar anak ke sekolah demi masa depan. Ini wujud Polda Jabar hadir untuk masyarakat,” tegas Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H..
Selain menyerahkan kendaraan, Polda Jabar juga memberikan bantuan sembako kepada para pemilik kendaraan yang hadir. Aksi ini semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Kisah Emes ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang menjadi korban kejahatan. Polda Jabar telah menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan mengembalikan kendaraan curian kepada pemiliknya, Polda Jabar tidak hanya mengembalikan aset, tetapi juga mengembalikan harapan dan senyum masyarakat.







Discussion about this post