Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kabupaten Garut, khususnya di hari pertama ibadah puasa Ramadan 1446 H, Polres Garut menggelar operasi gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (2/3/2025). Operasi yang melibatkan personel gabungan dari Polres Garut, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub) ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan.
Operasi diawali dengan apel bersama di Lapangan Apel Mapolres Garut yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Garut, Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat, A.Md., S.E., S.I.K., M.M. Apel ini dihadiri oleh para pejabat utama Polres Garut, perwira, serta seluruh personel gabungan yang terlibat dalam operasi KRYD. Apel tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan dan koordinasi seluruh personel dalam pelaksanaan operasi, serta untuk memberikan arahan dan strategi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Garut selama operasi berlangsung.
Setelah apel, operasi dilanjutkan dengan patroli gabungan yang menyasar berbagai titik rawan di wilayah Kabupaten Garut. Patroli ini difokuskan pada penindakan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas, aksi tawuran atau perang sarung yang kerap dilakukan oleh para pemuda, aksi geng motor, serta penggunaan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Selain itu, operasi juga menyasar potensi pelanggaran di bidang ketertiban umum lainnya, seperti peredaran minuman keras (miras) ilegal.
Hasil operasi KRYD ini cukup signifikan. Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup banyak, antara lain 85 unit knalpot brong atau knalpot yang tidak standar, 10 unit kendaraan roda dua (R2) yang melanggar aturan lalu lintas, dan 45 botol miras yang disita dari beberapa lokasi yang terindikasi sebagai tempat penjualan atau penyimpanan minuman beralkohol ilegal. Selain barang bukti, petugas juga berhasil mengamankan 24 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas premanisme atau tindakan kriminal lainnya. Para pelaku yang diamankan tersebut akan dilakukan pembinaan dan tindakan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kapolres Garut, melalui Wakapolres Garut, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan operasi KRYD ini. “Operasi ini menunjukkan komitmen kita dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Garut, khususnya selama bulan Ramadan,” ujar Kompol Bayu. “Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan personel dalam menciptakan kondisi aman dan tertib, serta memberikan efek jera kepada para pelaku pelanggaran hukum.” Polres Garut juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, dan tidak ragu untuk melapor kepada pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di sekitar mereka. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Garut dapat tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadan.
SS/TM