Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat menunjukkan komitmen penuh dalam penanganan bencana banjir yang mengepung wilayah Kabupaten Karawang. Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, S.H., S.I.K., M.K.P., M.Si., memimpin langsung peninjauan lapangan di Desa Karangligar, salah satu titik terdampak paling parah di Kecamatan Telukjambe Barat, Selasa (20/1/2026).
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan setiap warga terdampak telah terevakuasi dengan aman serta menjamin kelancaran distribusi logistik di tengah kondisi tanggap darurat.
Pemetaan Dampak: 12 Kecamatan Terendam
Berdasarkan data terkini, cakupan banjir di Karawang meluas hingga menyentuh puluhan desa. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., yang mendampingi dalam peninjauan tersebut, memaparkan skala dampak bencana yang sedang ditangani.
“Saat ini tercatat ada 12 kecamatan yang terdampak banjir, yang mencakup total 26 desa. Fokus utama kami hari ini adalah memantau langsung kondisi di Desa Karangligar untuk memastikan bantuan dan evakuasi tepat sasaran,” ungkap Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Kolaborasi TNI, Polri, dan BPBD
Dalam penanganan ini, Kapolres Karawang menegaskan bahwa Polri tidak bergerak sendiri. Sebuah komando terpadu telah dibentuk untuk menyatukan kekuatan dari berbagai instansi guna mempercepat penanggulangan dampak luapan air.
“Kami bersama rekan-rekan dari TNI, BPBD, dan segenap stakeholder terkait sudah bekerja sama secara sinergis. Prioritas utama kami adalah evakuasi warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk ditempati demi meminimalisir risiko keselamatan,” jelas AKBP Fiki Novian Ardiansyah.
Jaminan Keamanan dan Kebutuhan Dasar
Selain proses evakuasi, Kapolres juga mengecek langsung kesiapan personel di posko-posko lapangan. Tiga poin utama yang menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut meliputi:
- Validasi Data Evakuasi: Memastikan tidak ada warga, terutama lansia dan anak-anak, yang terjebak di dalam rumah.
- Kelancaran Distribusi: Memastikan bantuan makanan dan obat-obatan sampai ke tangan pengungsi.
- Pengamanan Wilayah: Menyiagakan personel untuk menjaga keamanan lingkungan pemukiman yang ditinggalkan pemiliknya.
Polda Jawa Barat melalui Polres Karawang menegaskan akan tetap berada di garis depan hingga debit air menyusut dan situasi kembali kondusif. Sinergitas lintas instansi ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat Karawang dalam menghadapi ujian bencana alam kali ini.










Discussion about this post