Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri, Irjen Pol. Dr. dr. Asep Hendradiana, melakukan peninjauan intensif terhadap proses identifikasi korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (1/2/2026).
Kehadiran jenderal bintang dua ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan Disaster Victim Identification (DVI) yang dijalankan oleh jajaran Polda Jawa Barat sesuai dengan standar prosedur operasional (SOP) internasional demi memberikan kepastian bagi keluarga korban.
Supervisi Ketat Pos Ante Mortem dan Post Mortem
Dalam kunjungannya, Irjen Pol. Asep Hendradiana meninjau langsung aktivitas di dua titik sentral DVI, yakni Pos Ante Mortem (pengumpulan data korban sebelum meninggal) dan Pos Post Mortem (pemeriksaan data jenazah). Ia menekankan bahwa sinergi data dari kedua pos tersebut merupakan kunci utama keberhasilan identifikasi yang sah secara hukum dan medis.
Ia menginstruksikan tim ahli di lapangan agar bekerja dengan tingkat kecermatan maksimal guna menghindari kesalahan identitas.
“Proses identifikasi korban harus dilakukan secara cermat, teliti, dan didukung dengan kelengkapan data yang komprehensif. Hal ini sangat krusial agar hasil yang diperoleh dapat dipastikan ketepatannya dalam waktu yang sesingkat mungkin,” tegas Kapusdokkes Polri saat memberikan arahan teknis.
Dukungan Moril dan Apresiasi Tim Medis
Selain aspek teknis, Kapusdokkes Polri juga memberikan perhatian pada kondisi psikologis para personel medis yang bertugas. Beliau menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi Tim DVI Polda Jabar yang terus bekerja di bawah tekanan situasi darurat bencana.
Apresiasi tersebut diberikan sebagai pemacu semangat bagi para petugas yang memikul tanggung jawab besar dalam menjalankan misi kemanusiaan ini. Sebelum mengakhiri kunjungannya, Irjen Pol. Asep Hendradiana memimpin doa bersama agar seluruh upaya pencarian dan identifikasi diberikan kemudahan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Standarisasi Penanganan Bencana
Langkah supervisi ini membuktikan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan korban bencana alam berskala besar. Dengan pengawasan langsung dari pusat kedokteran Polri, diharapkan proses rekonsiliasi data korban longsor di Bandung Barat dapat segera rampung sehingga jenazah dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga dengan layak.











Discussion about this post