CIAMIS – Jajaran Satuan Samapta Polres Ciamis Polda Jabar melakukan inspeksi mendadak sekaligus pemantauan intensif terhadap ketersediaan bahan pokok di Pasar Manis Ciamis, Senin (9/2/2026). Langkah ini merupakan garda terdepan Polri dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang perayaan Imlek 2577 Kongzili dan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriyah.
Personel Samapta menyisir setiap blok pasar untuk berdialog langsung dengan para pedagang guna memastikan tidak adanya praktik penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga di tengah masyarakat.
Cegah Permainan Harga dari Oknum Nakal
Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta Iptu Zezen Zaenal Mutaqin, S.H., M.M., menegaskan bahwa kehadiran polisi di pasar tradisional hingga ritel modern bertujuan untuk menekan angka inflasi.
“Kami hadir untuk meminimalkan potensi kecurangan dari oknum tidak bertanggung jawab. Kami tidak ingin daya beli masyarakat terganggu akibat tingginya harga jual yang disebabkan oleh kelangkaan semu atau permainan harga melalui penimbunan,” ujar Iptu Zezen.
Menurutnya, pengawasan ini akan dilakukan secara berkelanjutan, menyasar toko kelontong hingga pasar modern di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.
Stok Pangan Terpantau Aman dan Terkendali
Hingga saat ini, situasi harga pangan di wilayah Ciamis dilaporkan masih dalam kategori wajar. Meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditi, Iptu Zezen memastikan kenaikannya tidak signifikan dan stok barang di gudang distributor maupun pedagang masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Berikut adalah daftar harga rata-rata bahan pokok di Pasar Manis Ciamis per 9 Februari 2026:
- Beras: Premium (Rp14.500/kg), Medium (Rp12.500/kg).
- Daging: Sapi (Rp130.000/kg), Ayam (Rp40.000/kg).
- Kebutuhan Dapur: Telur Ayam (Rp31.000/kg), Gula Pasir (Rp17.500/kg), Minyak Goreng (Rp17.500/kg), Tepung (Rp10.000/kg).
Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Selain menjaga ketertiban umum, aksi ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dengan Pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan adanya pengawasan rutin ini, diharapkan masyarakat Ciamis tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying menjelang perayaan hari besar keagamaan.
“Kami ingin masyarakat merasa tenang saat berbelanja. Stabilitas harga dan ketersediaan barang adalah prioritas kami,” pungkas Iptu Zezen.











Discussion about this post