BANDUNG – Suasana penuh kehangatan menyelimuti Rumah Pendidikan Mandiri, Batununggal, Kota Bandung, saat jajaran Polda Jawa Barat menggelar acara buka puasa bersama, Rabu (25/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, memberikan pengumuman mengejutkan yang membawa angin segar bagi masa depan anak-anak jalanan: ia menyatakan kesiapannya menjadi bapak asuh bagi ratusan anak pengamen di tempat tersebut.
Kehadiran pimpinan tertinggi kepolisian di Jawa Barat ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud nyata tanggung jawab moral institusi Polri dalam merangkul kelompok masyarakat rentan.
Anak Jalanan Adalah Harapan Bangsa
Dihadapan ratusan pasang mata yang penuh antusias, Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa anak-anak yang selama ini hidup dan menempuh pendidikan nonformal di jalanan bukanlah beban bagi negara. Sebaliknya, mereka adalah tunas bangsa yang memiliki potensi besar jika mendapatkan pendampingan yang tepat.
“Saya berdiri di depan sebagai perwakilan dari Kepolisian Jawa Barat. Saya ingin menjadi bapak bagi kalian semua. Secara teknis, langkah dukungan ini akan segera kita bicarakan bersama para pengajar dan pengasuh di sini,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan dengan nada rendah hati.
Beliau menekankan bahwa Polri memiliki kewajiban untuk menjamin keselamatan dan masa depan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di lingkungan pendidikan mandiri.
Pesan Menyentuh: “Jadilah Orang Baik dan Bermanfaat”
Dalam wejangannya, Kapolda memotivasi anak-anak pengamen untuk tidak merasa rendah diri dan tetap berani bermimpi besar. Beliau mengapresiasi kemampuan luar biasa beberapa anak yang sudah mahir mengaji dan menunjukkan kemajuan pesat dalam pendidikan agama.
“Kalian adalah harapan Indonesia ke depan. Bermimpilah setinggi mungkin. Tidak harus menjadi presiden, tetapi yang terpenting jadilah orang baik, tidak melanggar hukum, dan bermanfaat bagi orang lain,” tegasnya.
Ramadan Sebagai Titik Balik Semangat Baru
Kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan menjadi titik awal bagi anak-anak jalanan untuk membangun kepercayaan diri yang lebih kuat. Dengan dukungan dari para pengajar dan kehadiran kepolisian sebagai pelindung sekaligus bapak asuh, akses terhadap pendidikan dan pengayoman bagi mereka kini semakin terbuka lebar.
Momentum ini mempertegas wajah Polri yang humanis, membuktikan bahwa di balik seragam tegas, terdapat komitmen tulus untuk membimbing generasi muda agar meraih masa depan yang lebih cerah dan bermartabat.











Discussion about this post