Polres Garut dalam memberantas peredaran gelap obat terlarang hingga ke pelosok wilayah terus membuahkan hasil. Personel Polsek Caringin berhasil menggagalkan peredaran ribuan butir obat keras terbatas yang menyasar masyarakat di kawasan Rancabuaya, Kabupaten Garut.
Operasi penangkapan ini berawal dari keresahan warga yang melaporkan adanya aktivitas transaksi obat-obatan ilegal dengan modus Cash on Delivery (COD) di lingkungan mereka.
Ribuan Butir Barang Bukti Disita
Kapolsek Caringin, Ipda Indra Koncara, mengungkapkan bahwa setelah melakukan pendalaman dari laporan warga, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial HM (31), pria asal Aceh yang beroperasi di wilayah Desa Purbayani.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti dalam jumlah fantastis yang siap diedarkan secara ilegal, meliputi, 3.908 butir Tramadol, 4.000 butir Hexymer, 1.256 butir Trihexyphenidyl, 3.152 butir obat jenis DMP (Dextromethorphan) dalam kemasan paket besar dan plastik kecil.
“Total ada ribuan butir obat keras tanpa izin edar yang kami amankan. Pelaku menggunakan modus bertemu langsung dengan pembeli di suatu tempat untuk menghindari pantauan petugas,” ujar Ipda Indra Koncara, Senin (2/2/2026).
Menurut Ipda Indra, penyalahgunaan obat-obatan jenis ini sangat berbahaya karena sering dikonsumsi secara sembarangan oleh pemuda untuk mendapatkan efek mabuk. Hal ini tidak hanya merusak kesehatan tetapi juga berpotensi memicu gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas lainnya.
Guna proses hukum lebih lanjut, tersangka HM beserta seluruh barang bukti kini telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Garut untuk pengembangan jaringan pemasok.
Imbauan dan Peran Aktif Masyarakat
Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara kepolisian dan warga. Polsek Caringin pun terus mengintensifkan patroli serta edukasi ke pelosok desa agar masyarakat menjauhi konsumsi obat-obatan tanpa resep dokter.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif. Jangan ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Peran serta warga adalah kunci utama dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya obat ilegal,” pungkasnya.











Discussion about this post