Persib Bandung memilih bersikap tenang menyambut bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Status juara paruh musim menjadi pijakan utama dalam mengambil keputusan terkait pergerakan pemain.
Di tengah berbagai rumor transfer yang beredar, Maung Bandung tidak tergoda untuk melakukan perombakan besar-besaran. Fokus utama tetap menjaga stabilitas tim yang sudah solid dan mampu menunjukkan performa terbaiknya di paruh musim pertama.
Nama Layvin Kurzawa, pemain belakang asal Prancis, sempat dikaitkan dengan Persib. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari klub terkait rumor transfer tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Persib sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan dan tidak terburu-buru dalam mendatangkan pemain baru.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan pendekatan realistis dalam menyikapi bursa transfer paruh musim ini. Ia menilai komposisi tim saat ini sudah cukup kuat untuk bersaing di papan atas dan mempertahankan gelar juara yang sudah diraih di paruh musim pertama.
Persib baru saja melepas Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa. Keduanya dipinjamkan ke Persik Kediri hingga akhir musim kompetisi. Keputusan tersebut tidak diikuti dengan rencana perombakan besar di skuad Maung Bandung. Hodak menilai skuad Persib sudah terbentuk dengan baik sejak awal musim dan memiliki chemistry yang kuat antar pemain.
“Kami melakukan pergantian besar-besaran di awal musim, saya merasa ada 1-2 pemain yang buat kami tidak senang dengan penampilannya, membuat kami akan melakukan perubahan, tapi tidak terlalu banyak, saya kira tidak akan terlalu banyak perubahan,” kata Hodak.
Pernyataan ini semakin menegaskan sikap Persib yang lebih memilih untuk menjaga stabilitas tim daripada melakukan perubahan yang signifikan. Perubahan yang mungkin dilakukan hanya bersifat korektif dan bertujuan untuk meningkatkan performa tim secara keseluruhan, bukan revolusioner yang dapat mengganggu keseimbangan tim.











Discussion about this post