Dianggap menganggu jaringan listrik bertegangan tinggi, polisi bersama petugas PLN ULTG Garut melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat, khususnya para pemain layang-layang. Kasat Samapta Polres Garut, AKP Ardiyanto mengatakan, kegiatan razia dengan dilakukannya patroli dialogis ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan jaringan listrik tegangan tinggi serta meminimalisir potensi bahaya akibat aktivitas bermain layang-layang di sekitar jalur SUTET dan SUTT.
“Dalam pelaksanaan patroli dialogis ini, petugas memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan SUTET dan SUTT, terutama yang searah dengan hembusan angin menuju jalur tersebut,” katanya, di Garut, Sabtu (3/1/2026).
Dari hasil patroli yang dilaksanakan, tidak ditemukan pemain layang-layang yang menggunakan kawat maupun bahan berbahaya lainnya.
“Selain itu, kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar atau pada arah angin yang mengarah ke jaringan SUTET dan SUTT,”ujarnya.
Ia mengatakan, sinergitas antara Polres Garut dan PLN ULTG Garut akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta keandalan jaringan listrik.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi imbauan petugas dan turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan bersama serta keamanan fasilitas umum,”katanya.







![[HOAKS] Tautan Pendaftaran BLT UMKM 2026 Rp 50 Juta](https://tribratanews.jabar.polri.go.id/storage/2026/01/Screenshot_16-120x86.png)


