Personel Pamapta II Polres Banjar menunjukkan kesigapan dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Pada Rabu (5/11/2025) siang, petugas bergerak cepat menindaklanjuti laporan dari layanan darurat 110 mengenai keberadaan seorang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang membawa senjata tajam di kawasan Alun-alun Kota Banjar, yang berpotensi membahayakan masyarakat sekitar.
Merespon laporan tersebut dengan cepat, IPDA Rifqi Fathurachman, S.H., M.H., CPHR, selaku Perwira Pengendali Pamapta II, segera memimpin tim menuju lokasi kejadian. Dengan koordinasi yang baik bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjar, petugas melakukan langkah pengamanan secara cepat, terukur, dan humanis untuk menghindari kepanikan di tengah masyarakat. Prioritas utama adalah mengamankan situasi dan melindungi masyarakat dari potensi bahaya.
Setibanya di lokasi, petugas Pamapta II dengan penuh kehati-hatian dan pendekatan yang persuasif berhasil mengamankan senjata tajam yang diselipkan di tubuh ODGJ tersebut tanpa perlawanan berarti. Senjata tajam tersebut diamankan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali, pria ODGJ tersebut diserahkan kepada Satpol PP Kota Banjar untuk dilakukan pemeriksaan kondisi kejiwaannya.
Selanjutnya, pria tersebut akan dilimpahkan ke Dinas Sosial Kota Banjar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut yang sesuai dengan kondisinya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa ODGJ tersebut mendapatkan perawatan yang tepat dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., melalui Ps. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Banjar, menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan profesionalisme personel Pamapta II dalam menangani situasi tersebut. “Tindakan cepat yang dilakukan anggota Pamapta II merupakan wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk melalui layanan darurat 110 akan kami respon secara cepat, tepat, dan humanis demi menjaga rasa aman di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Aksi cepat dan profesional yang dilakukan oleh personel Pamapta II Polres Banjar mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai bahwa kehadiran personel Polres Banjar yang tanggap di lapangan memberikan rasa aman dan menumbuhkan kepercayaan terhadap Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Berkat respon cepat terhadap laporan melalui layanan darurat 110 serta koordinasi yang solid dengan Satpol PP Kota Banjar, situasi di Alun-alun Kota Banjar kembali aman dan kondusif. Polres Banjar mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melapor melalui layanan darurat 110 apabila menemukan peristiwa serupa agar dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat oleh petugas. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama Polres Banjar.










