Polres Bogor mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalur Puncak selama libur panjang atau long weekend guna mengantisipasi praktik joki jalanan atau “pak ogah” yang kerap meresahkan wisatawan. Praktik ini, yang sering mematok harga tidak wajar sebagai penunjuk jalan, telah menjadi viral di media sosial.
Kasatlantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk satgas yang akan berpatroli setiap jam untuk mencegah aktivitas joki jalanan. Keberadaan mereka sering menyebabkan kemacetan karena kendaraan harus berhenti atau memperlambat laju.
“Satgas akan berpatroli setiap jamnya, baik di tol maupun jalur alternatif, untuk mengantisipasi joki-joki yang membawa wisatawan ke atas tetapi meminta harga tidak wajar,” jelas AKP Rizky pada Rabu (22/01/2025).
Selain itu, AKP Rizky mengimbau wisatawan untuk mempersiapkan fisik yang prima, kelengkapan kendaraan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum menuju Puncak agar liburan tetap nyaman. Satlantas Polres Bogor juga telah mendirikan posko bantuan di beberapa titik untuk membantu wisatawan yang membutuhkan.
“Silakan didatangi bilamana memerlukan bantuan anggota, kami siap melaksanakan tugasnya dan siap membantu masyarakat,” tutupnya.
Selama long weekend yang berlangsung dari Sabtu 25 Januari hingga Rabu 29 Januari 2025, Polres Bogor akan mengerahkan sekitar 150 personel dari Satlantas dan Sabhara, serta bantuan dari Satbrimob dan Mabes Polri, sehingga total personel yang dikerahkan mencapai 300-350 orang. Satlantas juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur Puncak.
bn/tm