Kepolisian Resor (Polres) Ciamis kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sekaligus memastikan kesehatan personelnya tetap prima di tengah dinamika tugas lapangan. Hal ini terbukti dalam pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Lapangan (Keslap) saat mengamankan kegiatan unjuk rasa (unras) di Mako Polres Ciamis dan Gedung DPRD Ciamis, Sabtu (30/08/2025).
Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan dengan cukup dinamis. Massa dari berbagai elemen masyarakat menyampaikan aspirasi terkait isu-isu terkini. Polres Ciamis menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya aksi, memastikan tidak terjadi tindakan anarkis yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Di tengah pengamanan tersebut, insiden kecil tak terhindarkan. Beberapa oknum demonstran melakukan pelemparan batu ke arah petugas kepolisian. Akibatnya, sejumlah anggota Polres Ciamis mengalami luka ringan.
Tim Dokkes Polres Ciamis yang dipimpin oleh Bripka Firman Sahrul Asih, S.Kep., Ners., bersama sejumlah tenaga medis Polri dan PHL, bergerak cepat memberikan pertolongan medis. Dengan sigap, tim medis memberikan penanganan pertama di lokasi kejadian.
Bripda Erlangga mengalami luka pada pelipis kanan akibat lemparan batu, Aipda Gugun terluka di bagian pipi, dan Bripka Ii Sopyan mengalami luka di telapak tangan. Briptu Pani bahkan mengalami luka robek pada kepala yang membutuhkan dua jahitan. Selain itu, Bripda Rama sempat mengalami sesak napas akibat paparan gas air mata dan langsung diberikan bantuan oksigen oleh tim medis.
Ipda Orik, Bripda Raka, dan Iptu Zezen juga tidak luput dari insiden tersebut. Mereka mengalami luka ringan di bagian kaki, kepala, dan dagu. Seluruh personel yang terluka mendapatkan perawatan medis intensif di lokasi agar tetap bisa menjalankan tugas pengamanan dengan baik.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja profesional dalam memberikan pelayanan medis cepat dan tepat. Ia menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan personel adalah prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras tim Dokkes yang sigap memberikan perawatan terhadap anggota yang mengalami luka. Tugas pengamanan memang penuh risiko, tetapi dengan dukungan tim medis yang responsif, setiap kendala kesehatan dapat diatasi dengan baik. Kami pastikan setiap anggota yang terluka mendapatkan perawatan optimal,” ujar AKBP Hidayatullah.
Kapolres Ciamis juga menambahkan, kehadiran Dokkes tidak hanya sekadar mendukung personel Polri, tetapi juga merupakan bentuk nyata pelayanan Polri yang Presisi, humanis, dan melayani dengan hati, sesuai dengan motto “Guyub Sauyunan”. Ia berharap, sinergi antara personel pengamanan dan tim medis dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Masyarakat yang menyaksikan aksi pengamanan tersebut mengaku terharu dengan kesigapan aparat kepolisian. Meski beberapa personel terluka, polisi tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal jalannya unjuk rasa. Hal ini menunjukkan bahwa Polres Ciamis berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan cara-cara yang profesional dan bertanggung jawab.
Seorang warga di sekitar Gedung DPRD Ciamis menyampaikan apresiasinya. “Kami melihat sendiri ada polisi yang terkena lemparan batu tapi tetap sabar dan tidak terpancing emosi. Apalagi ada tim medis yang langsung menolong, ini menunjukkan polisi betul-betul hadir untuk menjaga, bukan melawan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kegiatan unjuk rasa berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran polisi yang tetap humanis, ditambah dukungan tim medis yang siaga, menjadi bukti nyata bahwa Polres Ciamis berkomitmen penuh menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat.
Dengan pola pengamanan dan penanganan kesehatan yang sinergis, Polres Ciamis berharap setiap bentuk dinamika sosial di masyarakat dapat dihadapi dengan cara-cara yang damai, terukur, dan penuh tanggung jawab. Polres Ciamis akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam hal pengamanan kegiatan publik dan penanganan kesehatan personel.










