Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, bergerak cepat memburu komplotan pelaku pembacokan terhadap Lucky Irawan (21), seorang warga Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu. Pihak kepolisian saat ini telah berhasil mengidentifikasi para pelaku yang diduga kuat merupakan bagian dari gerombolan bermotor yang kerap meresahkan masyarakat.
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurihko Hadi, mengungkapkan bahwa identitas tersebut didapatkan setelah jajarannya melakukan penyelidikan intensif dan pengembangan kasus kekerasan jalanan tersebut. Saat ini, sejumlah personel kepolisian telah disebar ke berbagai titik guna melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para pelaku yang jumlahnya diperkirakan lebih dari dua orang.
Kapolres memberikan peringatan keras agar para pelaku bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib. Ia menegaskan bahwa jajarannya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan dan akan terus melakukan pengejaran hingga seluruh pihak yang terlibat tertangkap guna mengungkap motif di balik penyerangan brutal tersebut.
Senada dengan Kapolres, Kapolsek Sukaluyu AKP Akhmad Tri Lesmana menyatakan bahwa proses hukum terus berjalan setelah pihaknya menerima laporan resmi dari keluarga korban. Selain pengejaran di lapangan, kepolisian juga terus mendalami keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan apakah penyerangan tersebut dilakukan secara acak atau dipicu oleh perselisihan yang terjadi sebelumnya.
Terkait kondisi korban, Kapolsek menjelaskan bahwa Lucky Irawan yang mengalami luka bacokan serius di bagian pinggang, perut, dan pergelangan tangan, telah dievakuasi ke RSUD Sayang Cianjur. Saat ini, kepolisian terus mengumpulkan bukti-bukti pendukung sementara korban menjalani perawatan medis, guna memastikan kasus ini tuntas hingga ke meja hijau.











Discussion about this post