Penerimaan anggota Polri Terpadu Tahun 2025 yang dibuka sejak 5 Februari hingga 5 Maret 2025, disambut antusiasme tinggi dari ratusan warga di wilayah hukum Polres Cimahi. Mereka berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk bergabung dengan institusi kepolisian.
Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, pada rabu (19/2/2025) menyatakan bahwa Polri membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengabdi sebagai anggota kepolisian. Kesempatan ini terbuka bagi lulusan SMA/sederajat, bahkan juga bagi mereka yang berasal dari pondok pesantren.
“Proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan sama di seluruh Indonesia,” tegas AKBP Tri Suhartanto.
Ia menekankan bahwa rekrutmen ini bebas dari praktik percaloan dan meminta masyarakat untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
“Semua peserta harus mengandalkan kemampuan dan kompetensi masing-masing,” ujarnya.
Kapolres mendorong para calon anggota Polri untuk menunjukkan potensi terbaik mereka selama proses seleksi.
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, seluruh tahapan seleksi akan diawasi secara ketat oleh pengawas internal Polri dan melibatkan pengawasan eksternal, termasuk media dan organisasi tertentu.
“Dengan sistem pengawasan yang ketat ini, kami berharap rekrutmen Polri dapat berjalan dengan profesional dan akuntabel,” pungkas AKBP Tri Suhartanto.
Ia berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan anggota Polri yang berkualitas dan berkompeten dalam menjalankan tugasnya mengabdi kepada bangsa dan negara.