Polres Cimahi akan mendirikan 15 pos pengamanan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 M.
Pos-pos pengamanan tersebut tersebar di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hal ini disampaikan oleh Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Adhi Pasidya Danahiswara, pada Selasa (18/3/2025).
“Total ada 15 pos, meliputi Pos Pam (Pengamanan), Pos Yan (Pengawasan), dan Pos Terpadu, yang akan didirikan di jalur-jalur mudik yang telah dipetakan,” ujar Kasatlantas
Satlantas Polres Cimahi telah melakukan pemetaan jalur-jalur rawan kecelakaan dan kemacetan di wilayah tersebut. Pos pengamanan akan didirikan di titik-titik strategis yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi. Baik rawan kecelakaan maupun rawan kemacetan.
Beberapa titik rawan kecelakaan yang menjadi prioritas penempatan pos pengamanan antara lain Cikalong Wetan dan Cipatat. Sementara titik rawan kemacetan meliputi Cipatat, Padalarang-Cimareme, Simpang Beatrix, dan Farmhouae Lembang.
Meskipun puncak arus mudik diprediksi baru terjadi pada 27 Maret 2025, pos-pos pengamanan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 19 Maret 2025.
“Kita siapkan dan mulai beroperasi tanggal 19 Maret, karena sekolah juga sudah libur sekitar tanggal 20-an,” jelas Kasat Lantas.
Langkah antisipatif ini diambil untuk memastikan kesiapan dan keamanan selama periode arus mudik dan balik.
Dengan adanya 15 pos pengamanan yang tersebar strategis, Polres Cimahi berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik serta memastikan kelancaran arus lalu lintas selama Lebaran 2025.
(s/tm)