Polres Garut, bersama instansi terkait, menggelar patroli gabungan dalam rangka menjaga situasi kondusif pasca Pilkada serentak di Kabupaten Garut pada Sabtu malam, 7 Desember 2024. Patroli yang dimulai pukul 20.30 WIB ini difokuskan pada pencegahan peredaran minuman keras (miras), narkoba, premanisme, Geng motor, dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknik.
Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Brimob, Denpom III/2 Garut, Polres Garut, Dishub, dan Sat Pol PP Garut, menjalankan patroli di berbagai titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Garut. Patroli ini dilakukan secara mobile, menjangkau area pusat kota, hingga ke pemukiman warga.
“Patroli gabungan ini merupakan langkah proaktif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, khususnya pasca Pilkada,” ujar Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Waka Polres Garut Kompol Dhoni Erwanto, S.Si., S.I.K., M.H., M.I.K. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.”
Hasilnya, tim berhasil mengamankan barang bukti berupa 176 botol minuman keras, 149 buah knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis / brong, dan 22 unit kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat. Selain itu, sebanyak 64 orang yang melakukan aksi premanisme seperti parkir liar, pak ogah, dan perbuatan meresahkan masyarakat lainnya, juga diamankan.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan,” jelas Kompol Dhoni. “Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Kami ingin membangun kesadaran bersama untuk menjaga kondusifitas wilayah.”
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, seperti C3 (Curas, Curat, Curanmor), dan gangguan kamtibmas lainnya,” tambah Kompol Dhoni. “Kami juga ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.”
“Kami berharap kegiatan patroli ini dapat menekan angka kejahatan dan gangguan ketertiban umum di masyarakat,” ujar Kompol Dhoni. “Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kami untuk menjaga situasi kondusif di Kabupaten Garut.”