Polres Indramayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral untuk mematangkan kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Aula Atmaniwedhana, Senin (15/12). Rakor ini melibatkan seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Kejaksaan, hingga perwakilan gereja, pengelola wisata, dan rest area.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menegaskan bahwa rakor ini krusial untuk menyamakan persepsi dan memastikan kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan kelancaran masyarakat.
AKBP Fajar menjelaskan, pola pengamanan Nataru tahun ini berfokus pada tiga pilar utama diantaranya, Perayaan Keagamaan Natal: Menjamin keamanan dan kedamaian dalam pelaksanaan ibadah di tempat ibadah, Aktivitas Pergantian Tahun: Mengelola arus lalu lintas di titik rawan macet, objek wisata, dan pusat keramaian, Dinamika Sosial: Mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kriminalitas, konflik sosial pasca-pilkades, hingga ancaman terorisme dan bencana alam.
“Operasi pengamanan ini bukan sekadar memastikan kelancaran lalu lintas, tetapi juga merawat situasi damai dalam pelaksanaan ibadah Natal serta menjaga harmonisasi sosial saat pergantian tahun. Polri tidak bisa bekerja sendiri, sinergitas dan kolaborasi semua pihak adalah kunci,” tegas AKBP Fajar.
Selain pengamanan fisik, Polres Indramayu juga memprioritaskan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama periode akhir tahun. Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat dan pengelola tempat untuk aktif berkoordinasi demi Nataru 2026 yang aman, damai, dan kondusif.







![[HOAKS] Tautan Pendaftaran BLT UMKM 2026 Rp 50 Juta](https://tribratanews.jabar.polri.go.id/storage/2026/01/Screenshot_16-120x86.png)


