Seorang pria bernama Said (35), warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Perumahan BDI 1, Jalan Nusa Indah Utama A8, Desa Tambak, Kecamatan Indramayu, Kamis, 22 Januari 2026 sekitar pukul 06.00 WIB. Korban, yang sehari-hari bekerja sebagai montir sepeda motor, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area dapur rumah kontrakan. Peristiwa ini sontak menarik perhatian warga sekitar dan membuat geger lingkungan perumahan.
Penemuan korban pertama kali diketahui oleh Rizki, seorang satpam perumahan yang tinggal serumah dengan korban. Saat itu, Rizki baru saja masuk ke rumah usai berjaga.
“Sekitar jam enam pagi saya masuk rumah mau ke kamar mandi. Sebelum masuk, saya lihat dia sudah tergantung di dapur dengan leher terikat kawat,” ujar Rizki dengan nada terkejut.
Rizki kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada Novian, kakaknya yang juga pemilik bengkel tempat korban bekerja. Novian, yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian, segera mendatangi rumah kontrakan dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia.
“Korban sudah sekitar enam bulan bekerja sebagai montir di bengkel kami. Dia pernah bilang berasal dari Pati, Jawa Tengah, tapi tidak pernah menunjukkan KTP,” kata Novian.
Selama bekerja, menurut Novian, korban dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan pendiam. Korban juga disebut memilih beristirahat di luar kamar rumah kontrakan dan lebih sering menyendiri.
“Kalau ngobrol juga ada batasnya. Terakhir saya lihat dia seperti uring-uringan setelah melihat HP-nya. Saya menduga ada masalah, tapi tidak pernah cerita,” ucapnya.
Petugas kepolisian dari Polsek Indramayu yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Indramayu untuk pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan penyebab kematian.
Kapolres Indramayu AKBP Fajar Gemilang melalui Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab kejadian tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya. Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit, dan kami akan menghubungi pihak keluarga korban dengan menelusuri alamat serta nomor kontak yang ada di ponselnya,” kata AKP Indrie menjelaskan.
Polsek Indramayu berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah penyelidikan selesai dilakukan.











Discussion about this post