Polresta Bandung menggelar operasi gabungan berskala besar pada Selasa, 28 Oktober 2025, untuk menertibkan aksi premanisme, debt collector ilegal, serta peredaran minuman keras (miras) dan obat keras tertentu di wilayah hukumnya. Operasi ini merupakan respons aktif Polresta Bandung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menekan potensi gangguan yang diakibatkan oleh aktivitas ilegal.
Patroli gabungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Bandung, Kompol Aep Suhendi. Sasaran operasi difokuskan di beberapa titik rawan yang telah diidentifikasi sebelumnya, termasuk wilayah Cangkuang, Kiangroke Banjaran, Pasar Banjaran, dan Pameungpeuk.
Kompol Aep Suhendi menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari berbagai satuan, termasuk personel Polresta Bandung, Sub Denpom III/5-1 Cimahi, dan Satpol PP Kabupaten Bandung, dengan total kekuatan 54 personel.
“Kami mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari berbagai satuan untuk menyisir lokasi-lokasi yang rawan terjadi aksi premanisme dan peredaran miras ilegal. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Kompol Aep Suhendi.
Dalam operasi yang menyasar lokasi-lokasi keramaian dan tempat peredaran barang ilegal tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan 8 orang yang diduga terlibat dalam kegiatan parkir liar dan premanisme. Kedelapan orang tersebut kemudian dibawa ke Mapolresta Bandung untuk diberikan pembinaan dan pendataan.
Selain itu, tim gabungan juga berhasil menyita barang bukti peredaran minuman keras dalam jumlah besar, meliputi 455 botol miras dari berbagai merek, serta 10 jerigen dan 2 ember tuak. Barang bukti miras tersebut kemudian diamankan di Mapolresta Bandung untuk proses lebih lanjut.
“Fokus utama kami hari ini adalah penertiban premanisme dan peredaran miras. Peredaran minuman keras ini sangat meresahkan dan menjadi pemicu utama tindak kriminalitas serta gangguan Kamtibmas lainnya. Dengan penindakan tegas ini, kami berharap wilayah Polresta Bandung semakin aman dan tertib,” tegas Kompol Aep Suhendi.
Kompol Aep Suhendi menambahkan bahwa kegiatan patroli gabungan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkala untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Bandung, sejalan dengan komitmen “Polresta Bandung Presisi” yang menjunjung tinggi prinsip Prediktif, Responsif, Transparansi, dan Berkeadilan.
“Kami akan terus melakukan operasi-operasi serupa secara rutin untuk memastikan wilayah hukum Polresta Bandung aman dan kondusif. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan kepada pihak kepolisian,” pungkas Kompol Aep Suhendi.
Operasi gabungan yang digelar oleh Polresta Bandung ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat Kabupaten Bandung. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.










