Suasana haru menyelimuti Kampung Asin, Pameungpeuk, Garut, Selasa (25/3/2025). Polsek Pameungpeuk memberikan bantuan yang sangat berarti bagi Usep (70), seorang tukang ojek yang menjadi korban penipuan dan kehilangan sepeda motornya. Sebagai bentuk kepedulian dan empati, Polsek Pameungpeuk memberikan Usep satu unit sepeda motor bekas namun masih layak pakai.
Kisah ini berawal dari laporan Usep ke Polsek Pameungpeuk pada Senin (24/3/2025). Usep melaporkan kehilangan sepeda motornya setelah ditipu oleh seorang penumpang di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung. Kehilangan sepeda motor tersebut membuat Usep, yang sehari-hari menggantungkan hidup sebagai tukang ojek, terpuruk dan kesulitan mencari nafkah untuk keluarganya.
Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi, menjelaskan kronologi kejadian dan langkah yang diambil oleh pihak kepolisian. “Pak Usep ini adalah tulang punggung keluarga dan sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek di kawasan Kampung Asin,” ujar AKP Asep Dedi. “Setelah kehilangan motornya, beliau kesulitan mencari nafkah. Karena itu, kami berinisiatif menggalang dana dari keluarga besar Polsek Pameungpeuk untuk membelikan kendaraan bekas namun layak pakai,” jelasnya.
Tim Reskrim Polsek Pameungpeuk langsung bergerak cepat menyelidiki kasus penipuan tersebut. Namun, selain upaya penegakan hukum, Polsek Pameungpeuk juga tergerak untuk membantu meringankan beban Usep. Inisiatif penggalangan dana dari para anggota kepolisian pun dilakukan. Berkat kepedulian dan rasa solidaritas yang tinggi, dana berhasil terkumpul dan digunakan untuk membelikan sepeda motor bekas namun dalam kondisi yang masih layak pakai untuk Usep.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyerahkan kendaraan baru untuk Pak Usep,” tutur AKP Asep Dedi dengan penuh rasa syukur. “Harapannya, motor ini bisa membantu beliau kembali bekerja dan mencari nafkah untuk keluarganya.”
Usep, dengan wajah yang dipenuhi rasa haru dan syukur, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Polsek Pameungpeuk. “Saya tidak tahu harus bagaimana kalau tidak ada motor ini,” ungkap Usep dengan suara bergetar. “Terima kasih banyak kepada Pak Kapolsek dan semuanya yang sudah membantu saya.”
Aksi solidaritas yang dilakukan Polsek Pameungpeuk ini menjadi contoh nyata kepedulian kepolisian terhadap masyarakat. Bantuan yang diberikan bukan hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan warga. Polsek Pameungpeuk membuktikan bahwa kehadirannya tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan dukungan dan bantuan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga aksi ini dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
SS/TM