Pemandangan menyejukkan terlihat di depan Mapolres Cianjur pada Minggu (1/3/2026) sore. Aparat kepolisian tidak sendirian dalam menggelar aksi sosial; mereka menggandeng elemen mahasiswa untuk turun ke jalan membagikan ratusan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan.
Kolaborasi ini menjadi simbol kondusivitas wilayah Kabupaten Cianjur, di mana instansi penegak hukum dan aktivis kampus bersinergi memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Ratusan paket takjil yang disiapkan ludes dibagikan hanya dalam waktu singkat. Sasarannya adalah para pengendara motor, pengemudi mobil, hingga pekerja jalanan yang masih beraktivitas saat mendekati waktu berbuka.
Bagi para pekerja lapangan, aksi ini dirasakan sangat bermanfaat. Bayu (36), salah seorang pengendara, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian polisi dan mahasiswa tersebut.
“Kegiatan takjil gratis ini sangat membantu, terlebih bagi kami yang masih di jalan dan tidak sempat berbuka puasa di rumah bersama keluarga,” ujar Bayu.
Kapolres: Cianjur Tetap Kondusif Melalui Kolaborasi
Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kolaborasi antara Polri dan civitas akademika. Ia menegaskan bahwa Polres Cianjur selalu membuka ruang bagi elemen mahasiswa untuk berkontribusi bagi daerah.
“Kami bersama civitas akademika berkolaborasi untuk berkontribusi kepada masyarakat Cianjur yang hendak berbuka puasa. Alhamdulillah, situasi di Cianjur tetap kondusif melalui harmonisasi berbagai sektor. Terlepas dari apa yang diperjuangkan oleh adik-adik mahasiswa, tetap kami akomodir dalam bingkai sinergi,” jelas AKBP Alexander Yurikho.
Mahasiswa: Pengabdian Masyarakat dan Aspirasi Berbenah
Perwakilan mahasiswa Cianjur, Agus Rama Tunggara, menyebutkan bahwa pembagian takjil ini merupakan bentuk pengabdian nyata kepada rakyat, khususnya para sopir angkutan umum dan pekerja harian.
Namun, di balik aksi bagi-bagi makanan tersebut, Agus juga menyampaikan pesan konstruktif agar institusi Polri terus melakukan evaluasi demi meningkatkan pelayanan publik.
“Tujuan utamanya adalah membantu masyarakat. Momen ini juga kami jadikan ajang untuk menyampaikan aspirasi agar kepolisian terus berbenah, sehingga kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” pungkas Agus.
Aksi yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan dialog hangat antara petugas dan mahasiswa, menunjukkan bahwa perbedaan peran bukan penghalang untuk bersatu demi kesejahteraan warga Cianjur.








Discussion about this post