Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, kembali membuktikan diri sebagai destinasi wisata favorit selama libur Natal dan tahun baru (Nataru). Tingginya minat wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan di kawasan pegunungan ini tercermin dari tingkat keterisian hotel atau okupansi yang mencapai angka signifikan.
Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, mengungkapkan bahwa pada tanggal 27 Desember 2025, tingkat okupansi hotel di Puncak mencapai 70 persen. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan setelah perayaan Natal.
“Tingkat okupansi, dalam operasi kepolisian Operasi Lilin 2025, terjadi kenaikan dua kali pada tanggal 27 Desember, pasca-Natal di Sabtu itu okupansi sampai 70 persen,” kata Rizky pada Sabtu (3/1/2026).
Menurut data yang dihimpun, sekitar 5.000 kamar hotel yang tersedia di kawasan Puncak telah terisi oleh wisatawan. Sementara itu, pada malam pergantian tahun, tingkat okupansi hotel juga tergolong tinggi, mencapai 63 persen.
“Kamar di jalur Puncak yang tercatat sebanyak 5.000 kamar sudah terbeli. Kemudian untuk malam tahun baru tercatat 63 persen,” jelasnya.
AKP Rizky Guntama menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan wisatawan atas kerja sama yang baik selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025. Berkat dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak, situasi keamanan dan ketertiban di kawasan Puncak selama libur Nataru dapat terjaga dengan baik.
“Untuk kejadian menonjol, alhamdulillah di jalur Puncak ini nihil. Kami sangat-sangat berterima kasih kepada seluruh pengendara, seluruh wisatawan, dan para warga Puncak atas kerja samanya selama Operasi Lilin 2025,” sebutnya.
Lebih lanjut, AKP Rizky Guntama menjelaskan bahwa selama periode libur Nataru, tidak terjadi kendala atau hambatan yang berarti dalam pelaksanaan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan Puncak. Hal ini menunjukkan efektivitas strategi yang diterapkan oleh Polres Bogor dalam mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dan potensi gangguan keamanan.
“Tidak terjadi kendala yang berarti, tidak terjadi hambatan-hambatan yang berarti, kemudian dalam pelaksanaan tahun baru 2025-2026 juga terlaksana dengan baik,” tambahnya.
Dengan tingkat okupansi hotel yang tinggi dan situasi kamtibmas yang kondusif, kawasan Puncak Bogor tetap menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama libur Nataru.







![[HOAKS] Tautan Pendaftaran BLT UMKM 2026 Rp 50 Juta](https://tribratanews.jabar.polri.go.id/storage/2026/01/Screenshot_16-120x86.png)


