Polsek Tomo, Polres Sumedang, menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dengan mendampingi petani mengirimkan hasil panen jagung. Sebanyak 16 ton jagung kering dari lahan milik Perum Perhutani di Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, dipastikan langsung terserap oleh Bulog.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tomo, AKP Baban Kusbandi, bersama petugas Bulog dan para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Rimba Mulya pada Rabu (17/9). Lahan seluas 10 hektare yang ditanami jagung hibrida ini sebelumnya telah menghasilkan 18 ton jagung, dengan 16 ton di antaranya lolos uji laboratorium untuk dijual ke Bulog.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, kehadiran polisi dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan terhadap program swasembada jagung.
“Peran Polsek Tomo adalah sebagai fasilitator pemanfaatan lahan milik Perhutani sekaligus memastikan hasil panen dijual langsung ke Bulog, bukan kepada tengkulak,” ujarnya, Senin (22/9).
Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memutus rantai distribusi yang merugikan. Kapolsek Tomo, AKP Baban Kusbandi, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat petani sangat penting untuk mewujudkan swasembada pangan.
Dengan pengiriman hasil panen ini, Polsek Tomo dan para petani Desa Karyamukti membuktikan bahwa kerja sama yang baik dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah Sumedang.










