Suasana khidmat dan penuh persatuan mewarnai Resepsi Hari Lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar PCNU Kabupaten Cirebon di Lapangan Sepak Bola Desa Pasuruan, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Minggu (16/2/2025). Peringatan hari lahir organisasi Islam terbesar di Indonesia ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., yang turut memberikan sambutan dan menekankan pentingnya sinergitas antara berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Kehadiran Kombes Pol Sumarni dalam acara ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap NU, tetapi juga sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah dan mempererat tali silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan ulama. Acara tersebut juga dihadiri oleh Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu, S.I.K., S.Psi., M.H., Wakil Ketua Umum Pengurus Besar NU, Dr. (H.C.) K.H. Zulf Mustofa, PJ. Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH., M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr. Sophi Zulfia, SH., MH, Pjs. Dandim 0620/Kab. Cirebon, Letkol Inf. Wawan Iswanto, S.Sos., dan ratusan jamaah NU.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Sumarni menyampaikan selamat Harlah NU ke-102 dan menyampaikan apresiasi atas peran besar NU dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Beliau juga menjelaskan tugas pokok Polri, yaitu memelihara Kamtibmas, penegakan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Selain itu, Kombes Pol Sumarni juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas, khususnya penggunaan helm saat berkendara.
Namun, di tengah suasana penuh kebahagiaan tersebut, Kombes Pol Sumarni juga menyoroti beberapa permasalahan sosial yang masih terjadi di Kabupaten Cirebon. Beliau menyoroti masih maraknya aksi kekerasan yang melibatkan anak-anak di bawah umur, seringkali pelajar yang membawa sajam. Hal ini menjadi perhatian serius yang membutuhkan peran aktif orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anaknya. Kombes Pol Sumarni juga menyoroti maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta mengajak masyarakat untuk berani melapor ke pihak kepolisian jika mengalami atau melihat kejadian serupa.
Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu dalam sambutannya juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak-anaknya di era digital saat ini, di mana anak-anak mudah terpapar informasi dan pengaruh negatif melalui gadget. Beliau mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak-anak.
Acara Harlah NU ke-102 ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan ulama dalam menjaga keutuhan NKRI dan menciptakan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera. Kehadiran Polri dalam acara ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung peran ulama dan tokoh agama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
SS/TM