No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Polri TV
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Home Berita

Tekan Stunting, Dinkes Kota Sukabumi Aktifkan Gerakan Satu Telur Satu Pegawai

Februari 4, 2026
in Berita
Reading Time: 1 min read

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi terus berupaya menekan angka stunting melalui berbagai inovasi nyata. Salah satunya melalui gerakan Satu Telur Satu Pegawai, sebuah terobosan yang digagas Wali Kota Sukabumi dan kini dijalankan secara aktif.

Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Ida Halimah mengatakan, gerakan tersebut bukan sekadar simbol kepedulian, melainkan bagian dari strategi intervensi gizi yang terukur dan berkelanjutan. Program ini dinilai efektif dalam meningkatkan asupan protein bagi kelompok rentan, khususnya balita stunting dan ibu hamil.

“Ini bukan hanya satu telur satu pegawai, tapi sebuah gerakan bersama yang sangat bermanfaat untuk percepatan penurunan stunting,” kata Ida, pada Rabu (4/2).

Menurutnya, Dinkes Kota Sukabumi telah merumuskan dan menyiapkan sasaran penerima manfaat secara jelas. Tercatat sekitar 232 penerima intervensi, terdiri dari balita dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), serta ibu hamil KEK.

Baca Juga  Cegah Gangguan Kamtibmas: Polres Garut Razia Miras di Tarogong Kidul

“Intervensi yang diberikan tidak berhenti pada bantuan telur semata. Kami juga menjalankan berbagai program pendukung lain, mulai dari edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, hingga pendampingan kesehatan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lanjut Ida, Dinkes melakukan pendekatan secara komprehensif untuk memastikan intervensi yang dilakukan benar-benar berdampak, sehingga target zero new stunting dapat terwujud.

“Saat ini angka stunting di Kota Sukabumi berada di kisaran 19,7 persen,” ucapnya.

Melalui penguatan program dan kolaborasi lintas sektor, Dinkes optimistis angka tersebut dapat ditekan secara signifikan.

“Target tahun 2026 harus turun menjadi 16 persen. Bahkan kami berharap bisa lebih baik dan mendekati angka nasional di 14 persen. Mudah-mudahan bisa tercapai dengan kerja bersama,” pungkasnya.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan angka stunting di Kota Sukabumi dapat terus menurun dan menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

ShareTweetSend
Previous Post

Indonesia Berpotensi Jadi Hub Perdagangan dan Investasi Islam di Asia-Pasifik Melalui B57+

BeritaTerkait

Berita

Indonesia Berpotensi Jadi Hub Perdagangan dan Investasi Islam di Asia-Pasifik Melalui B57+

Februari 4, 2026
Berita

Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah, Melaju ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Februari 4, 2026
Berita

Polres Bogor Jadi Pilot Project Satuan PPA dan PPO, Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Tinggi

Februari 4, 2026

Discussion about this post

Berita Terbaru

Berita

Tekan Stunting, Dinkes Kota Sukabumi Aktifkan Gerakan Satu Telur Satu Pegawai

Februari 4, 2026

Indonesia Berpotensi Jadi Hub Perdagangan dan Investasi Islam di Asia-Pasifik Melalui B57+

Februari 4, 2026

Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah, Melaju ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Februari 4, 2026

Polres Bogor Jadi Pilot Project Satuan PPA dan PPO, Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Tinggi

Februari 4, 2026

Samsat Cibinong Berikan Pelayanan Terbaik, Permudah Masyarakat Urus BPKB

Februari 4, 2026

Operasi Keselamatan Lodaya, Polresta Cirebon Sasar 7 Pelanggaran Potensi Kecelakaan

Februari 4, 2026

Bandung         Indramayu

Powered by Evermos

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA

© 2025 Tribratanews Polda Jabar - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.