Proses pencarian korban tanah longsor yang menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari ketiga pada Senin (26/1/2026) sore. Hingga saat ini, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah menerima puluhan kantong jenazah dari lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, melaporkan bahwa pada pencarian hari ketiga saja, petugas berhasil mengevakuasi 14 kantong jenazah tambahan. Hal ini menambah daftar panjang korban sejak musibah tersebut terjadi pada Sabtu pekan lalu.
“Semua jenazah dari atas telah tersalurkan di pos DVI ini dan kami masih melakukan proses identifikasi sekitar di posisi 20 jenazah yang sudah kita berhasil identifikasi,” ujar Kombes Pol Hendra di posko DVI, Senin (26/1/2026) petang.
Ia memerinci, dari 14 kantong jenazah yang masuk pada hari ketiga, 13 di antaranya merupakan jenazah utuh, sementara satu lainnya berupa potongan tubuh. Tim medis kini tengah bekerja keras melakukan pencocokan data post mortem dan antemortem untuk mempercepat proses identifikasi.
“Pada sore hari ini kita telah melakukan serah terima jenazah yang sudah kita mandikan, kita kafani, salat, dan terus kita serah terimakan kepada keluarga,” imbuhnya.
Hingga penutupan pencarian hari ini, Hendra memastikan total keseluruhan kantong jenazah yang diterima tim DVI Polda Jabar telah mencapai 39 kantong.
“Betul, 39 kantong jenazah yang diterima tim DVI hari ini,” tegasnya.
Terkait temuan potongan tubuh atau bagian tubuh yang terpisah, tim DVI akan melakukan prosedur penanganan khusus. Identifikasi akan difokuskan melalui pemeriksaan DNA yang diperkirakan memakan waktu sekitar 14 hari kerja.
Ia juga menambahkan bahwa untuk korban dari pihak TNI, proses identifikasi tetap akan dipusatkan dan dilakukan oleh tim DVI Polda Jabar guna memastikan keakuratan data sebelum diserahkan ke pihak keluarga atau instansi terkait.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, Basarnas, hingga relawan guna mempercepat evakuasi di titik-titik longsoran yang sulit dijangkau. Polda Jabar terus berupaya maksimal dalam proses pencarian dan identifikasi korban longsor Cisarua.











Discussion about this post